0 0
Read Time:1 Minute, 39 Second

Harga minyak dunia kembali bergerak naik menjelang batas waktu yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kepada Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz pada Selasa (7/4) pukul 20.00 ET. Dalam perdagangan terbaru, minyak West Texas Intermediate (WTI) sempat naik ke kisaran US$116,7 per barel, sementara Brent tetap bertahan di atas level US$110 per barel di tengah meningkatnya premi risiko pasokan global.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai layanan dan profil perusahaan resmi, Anda dapat mengunjungi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya

Penguatan harga minyak dipicu oleh laporan mengenai serangan militer Amerika Serikat terhadap target di Pulau Kharg, yang merupakan pusat ekspor minyak utama Iran. Meski pejabat AS menyatakan fasilitas minyak tidak menjadi sasaran langsung, aksi militer tersebut tetap meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan distribusi energi global.
Untuk update analisis pasar dan informasi terbaru, Anda dapat mengikuti kanal resmi kami di Linktree EWF Praxis

Selat Hormuz sendiri menjadi fokus utama pelaku pasar karena jalur tersebut merupakan rute sekitar seperlima arus perdagangan minyak dunia. Hingga saat ini, aktivitas pelayaran di kawasan tersebut masih mengalami hambatan, sehingga risiko terhadap pasokan energi global tetap tinggi. Kondisi ini membuat pasar terus memasukkan premi risiko tambahan pada harga minyak.
Bagi Anda yang ingin mencoba simulasi trading tanpa risiko, Anda dapat mengakses akun demo resmi melalui Demo Trading Account

Di sisi lain, Presiden Trump menegaskan akan ada konsekuensi jika Iran tidak memenuhi tuntutan Amerika Serikat, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz dan penghentian konflik. Meski demikian, Trump juga memberi sinyal bahwa jalur diplomasi masih terbuka apabila Iran bersedia melakukan negosiasi lebih lanjut.
Untuk membaca berita dan perkembangan ekonomi lainnya, Anda dapat mengunjungi portal berita kami di News Market Update

Karena hingga kini belum ada tanda-tanda terobosan diplomatik yang signifikan, pasar energi diperkirakan masih akan tetap volatil dalam jangka pendek. Investor akan terus memantau perkembangan situasi di Selat Hormuz serta kemungkinan langkah militer lanjutan yang dapat memengaruhi stabilitas pasokan minyak global.
Jangan lupa untuk selalu mengikuti update terbaru melalui Instagram resmi kami di Instagram Equityworld Praxis

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *