0 0
Read Time:1 Minute, 53 Second

Harga emas kembali menguat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Iran dilaporkan menyepakati gencatan senjata selama dua pekan guna memfinalisasi pembicaraan terkait penghentian perang yang sebelumnya mengguncang pasar global. Dalam pernyataannya di media sosial, Trump menyebut penghentian sementara serangan dikaitkan dengan syarat utama berupa pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai layanan dan profil perusahaan resmi, Anda dapat mengunjungi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya

Sentimen positif tersebut mendorong harga bullion naik hingga sekitar 3,1% dan sempat bergerak di atas US$4.850 per troy ounce, memperpanjang kenaikan dari sesi sebelumnya. Pasar mulai menilai bahwa risiko gangguan pasokan energi global berpotensi mereda meskipun ketidakpastian geopolitik masih belum sepenuhnya hilang.
Untuk update analisis pasar dan informasi terbaru, Anda dapat mengikuti kanal resmi kami di Linktree EWF Praxis

Dari sisi lintas aset, penurunan harga minyak ke bawah US$100 per barel serta pelemahan dolar AS turut memberikan dukungan terhadap harga emas. Di saat yang sama, pasar saham global juga mengalami penguatan lebih dari 2%, mencerminkan meningkatnya optimisme investor terhadap peluang deeskalasi konflik di Timur Tengah.
Bagi Anda yang ingin mencoba simulasi trading tanpa risiko, Anda dapat mengakses akun demo resmi melalui Demo Trading Account

Meski demikian, sejumlah analis menilai penguatan emas saat ini lebih mencerminkan penyesuaian risiko pasar dibandingkan perubahan tren besar dalam jangka panjang. Emas masih sangat sensitif terhadap perkembangan politik, terutama terkait stabilitas gencatan senjata dan situasi di Selat Hormuz yang tetap menjadi pusat perhatian pasar energi global.
Untuk membaca berita dan perkembangan ekonomi lainnya, Anda dapat mengunjungi portal berita kami di News Market Update

Di sisi fundamental, kenaikan harga energi selama konflik berlangsung juga meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi global. Kondisi tersebut membuat pelaku pasar memperkirakan Federal Reserve kemungkinan akan mempertahankan suku bunga tinggi hingga akhir tahun, yang dapat menjadi faktor pembatas kenaikan emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti aset berbunga lainnya.
Jangan lupa untuk selalu mengikuti update terbaru melalui Instagram resmi kami di Instagram Equityworld Praxis

Secara keseluruhan, harga emas masih bergerak dalam kondisi yang sangat dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik dan arah kebijakan moneter global. Selama gencatan senjata tetap berjalan dan risiko gangguan energi menurun, pasar berpotensi lebih stabil. Namun, setiap tanda keretakan dalam proses perdamaian dapat kembali memicu volatilitas tinggi di pasar komoditas dan aset safe haven.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *