Harga perak mencatat penguatan tajam pada perdagangan Eropa hari Rabu (8/4), dengan pergerakan bertahan di atas area US$76 per ons dan diperdagangkan di sekitar US$77 per ons. Penguatan ini didorong oleh pelemahan dolar AS setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan menunda rencana serangan terhadap infrastruktur sipil Iran selama dua pekan guna memberikan ruang bagi proses negosiasi.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai layanan dan profil perusahaan resmi, Anda dapat mengunjungi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya
Dalam pernyataannya, Trump menyebut Washington telah menerima proposal 10 poin dari Iran yang dinilai dapat menjadi dasar pembicaraan damai. Di sisi lain, Iran juga menyatakan kesiapan untuk membuka kembali Selat Hormuz selama periode dua pekan dengan syarat penghentian serangan dan koordinasi pelayaran dilakukan bersama otoritas militer Iran. Laporan lain juga menyebut Israel menyetujui jeda sementara dalam konflik tersebut.
Untuk update analisis pasar dan informasi terbaru, Anda dapat mengikuti kanal resmi kami di Linktree EWF Praxis
Pelemahan dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang mendukung kenaikan harga perak, karena logam mulia yang diperdagangkan dalam dolar menjadi lebih menarik bagi investor global. Selain itu, meredanya ketegangan geopolitik sementara waktu juga membantu memperbaiki sentimen pasar terhadap aset komoditas dan logam mulia.
Bagi Anda yang ingin mencoba simulasi trading tanpa risiko, Anda dapat mengakses akun demo resmi melalui Demo Trading Account
Meskipun demikian, pasar perak masih dibayangi dampak dari lonjakan harga energi dan perubahan ekspektasi kebijakan suku bunga global sejak konflik dimulai. Sebelumnya, kenaikan harga minyak dan kekhawatiran inflasi sempat menekan logam tanpa imbal hasil seperti perak karena pasar memperkirakan bank sentral akan mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama.
Untuk membaca berita dan perkembangan ekonomi lainnya, Anda dapat mengunjungi portal berita kami di News Market Update
Ke depan, perhatian pasar akan tertuju pada konsistensi implementasi gencatan senjata serta kelancaran arus pelayaran di Selat Hormuz. Perubahan cepat dalam situasi geopolitik maupun harga energi diperkirakan masih akan menjadi faktor utama yang menentukan volatilitas harga logam mulia dalam jangka pendek.
Jangan lupa untuk selalu mengikuti update terbaru melalui Instagram resmi kami di Instagram Equityworld Praxis
