Harga perak (XAG/USD) bergerak dalam rentang terbatas pada sesi Eropa Jumat (10/4), dengan perdagangan terakhir berada di sekitar US$75,76 per troy ounce. Pelaku pasar cenderung menahan posisi sambil menunggu rilis data inflasi Amerika Serikat untuk bulan Maret serta hasil pembicaraan antara AS dan Iran terkait kemungkinan gencatan senjata permanen yang dijadwalkan berlangsung di Pakistan akhir pekan ini.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai layanan dan profil perusahaan resmi, Anda dapat mengunjungi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya
Pasar memperkirakan inflasi headline AS akan naik menjadi 3,3% secara tahunan dari sebelumnya 2,4%, sementara inflasi inti atau core CPI diproyeksikan meningkat menjadi 2,7% dari 2,5%. Jika data inflasi dirilis lebih tinggi dari ekspektasi, maka peluang Federal Reserve mempertahankan kebijakan moneter ketat akan semakin besar, yang biasanya menjadi sentimen negatif bagi aset non-yielding seperti perak.
Untuk update analisis pasar dan informasi terbaru, Anda dapat mengikuti kanal resmi kami di Linktree EWF Praxis
Di sisi lain, sebagian pelaku pasar menilai tekanan inflasi dapat bersifat sementara apabila negosiasi antara AS dan Iran berhasil menghasilkan komitmen permanen terkait keamanan jalur pelayaran di Selat Hormuz. Stabilitas di kawasan tersebut dinilai penting karena Selat Hormuz merupakan salah satu jalur utama distribusi energi global yang sangat memengaruhi harga minyak dunia.
Bagi Anda yang ingin mencoba simulasi trading tanpa risiko, Anda dapat mengakses akun demo resmi melalui Demo Trading Account
Namun demikian, proposal yang diajukan Iran masih menyisakan sejumlah isu penting, termasuk terkait otoritas Teheran dalam pengaturan lalu lintas pelayaran di kawasan tersebut. Karena itu, hasil pembicaraan akhir pekan ini akan menjadi faktor utama yang menentukan apakah premi risiko energi akan terus menurun atau justru kembali meningkat di pasar global.
Untuk membaca berita dan perkembangan ekonomi lainnya, Anda dapat mengunjungi portal berita kami di News Market Update
Secara keseluruhan, arah pergerakan perak dalam jangka pendek masih sangat dipengaruhi oleh dua faktor utama, yakni perkembangan inflasi AS dan dinamika negosiasi geopolitik di Timur Tengah. Jika diplomasi menunjukkan kemajuan yang meyakinkan, tekanan terhadap yield obligasi dan dolar AS dapat mereda sehingga membuka peluang pemulihan harga logam mulia. Sebaliknya, kegagalan negosiasi dan lonjakan inflasi energi berpotensi kembali menekan pasar perak.
Jangan lupa untuk selalu mengikuti update terbaru melalui Instagram resmi kami di Instagram Equityworld Praxis
