Harga minyak dunia kembali melanjutkan penguatan untuk hari kelima berturut-turut dan mencatat rangkaian kenaikan terpanjang sejak Januari. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap mandeknya negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai dapat memperlambat pemulihan arus pasokan energi dari kawasan Teluk Persia.
Minyak Brent tercatat naik menembus level US$100 per barel dan mengarah pada kenaikan mingguan sekitar 17%, sementara minyak mentah WTI diperdagangkan mendekati US$100 per barel. Ketidakpastian meningkat setelah sejumlah pejabat AS menyebut pernyataan Donald Trump di media sosial serta keputusan mempertahankan blokade terhadap pelabuhan Iran memperumit proses mediasi yang melibatkan beberapa negara, termasuk Pakistan.
Ikuti perkembangan market global, update harga minyak, emas, forex, dan berbagai informasi trading lainnya melalui Instagram Equityworld Praxis Official serta kanal media sosial resmi perusahaan di Linktree EWF Praxis.
Konflik yang berlangsung sejak akhir Februari terus memberikan tekanan terhadap pasar energi global. Hampir tertutupnya Selat Hormuz menyebabkan terganggunya distribusi minyak dan gas dari sejumlah produsen utama di kawasan Teluk Persia. Kondisi ini membuat pasar kembali memasukkan premi risiko geopolitik ke dalam harga minyak karena investor khawatir pasokan global akan semakin terbatas apabila ketegangan terus meningkat.
Sejumlah analis menilai dampak konflik berpotensi berlangsung lebih lama dari perkiraan awal. Ketidakpastian mengenai program nuklir Iran, konflik Israel-Lebanon, serta ancaman militer yang terus meningkat membuat volatilitas pasar energi diperkirakan tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan. Situasi semakin memanas setelah Presiden Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk menindak kapal yang diduga memasang ranjau di Selat Hormuz, sementara pasukan AS juga dilaporkan menaiki supertanker yang membawa minyak Iran di Samudra Hindia.
Bagi Anda yang ingin memahami peluang trading komoditas seperti minyak, emas, dan forex, Anda dapat mencoba simulasi transaksi melalui Demo Account Equityworld Futures. Informasi lengkap mengenai layanan dan profil perusahaan tersedia di PT Equityworld Futures Praxis Surabaya.
Hingga saat ini, arus pelayaran di Selat Hormuz masih sangat terbatas dan negosiasi damai belum menunjukkan perkembangan berarti. Pada perdagangan terbaru, minyak Brent Juni naik 1,1% ke level US$106,20 per barel, sedangkan WTI Juni menguat 0,96% ke US$96,77 per barel. Pelaku pasar diperkirakan akan terus memantau perkembangan geopolitik Timur Tengah yang masih menjadi faktor utama penggerak harga energi global. Untuk membaca berita ekonomi dan market terbaru lainnya, kunjungi Newsmaker.id
