0 0
Read Time:1 Minute, 47 Second

Harga emas bergerak menguat terbatas pada perdagangan Jumat (24/4) setelah dolar Amerika Serikat melemah di tengah munculnya harapan baru terkait kelanjutan pembicaraan antara AS dan Iran. Spot gold tercatat naik sekitar 0,3% ke level US$4.710,57 per ounce, sementara kontrak gold futures ditutup di US$4.725,40 per ounce.

Penguatan emas didorong oleh pelemahan dolar AS yang membuat logam mulia berbasis dolar menjadi lebih menarik bagi pembeli luar Amerika Serikat. Selain itu, sentimen pasar juga membaik setelah muncul sinyal bahwa kedua negara akan melanjutkan pembicaraan diplomatik melalui pertemuan lanjutan di Pakistan. Investor mulai mengurangi posisi safe haven di dolar dan kembali melirik aset berisiko seiring meningkatnya optimisme pasar.

Dapatkan update terbaru seputar pergerakan emas, forex, minyak, dan berbagai informasi market global lainnya melalui Instagram Equityworld Praxis Official dan berbagai kanal media sosial resmi perusahaan di Linktree EWF Praxis.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyampaikan bahwa dirinya tengah melakukan rangkaian kunjungan diplomatik ke Islamabad, Muscat, dan Moskow untuk membahas koordinasi bilateral dan konsultasi kawasan. Sementara itu, Gedung Putih juga mengonfirmasi bahwa utusan khusus AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, dijadwalkan berangkat ke Pakistan guna menghadiri pembicaraan lanjutan dengan pihak Iran.

Meski berhasil mencatat kenaikan harian, harga emas masih berada dalam tekanan secara mingguan. Sepanjang pekan, spot gold tercatat turun sekitar 2,5%, sementara gold futures melemah 3,2%. Tekanan datang dari lonjakan harga minyak dunia yang kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap inflasi energi dan potensi kebijakan suku bunga tinggi lebih lama dari bank sentral global.

Bagi Anda yang ingin memahami peluang trading emas dan komoditas lainnya secara langsung, Anda dapat mencoba simulasi transaksi melalui Demo Account Equityworld Futures. Informasi lengkap mengenai layanan dan profil perusahaan juga tersedia di PT Equityworld Futures Praxis Surabaya.

Kenaikan harga minyak yang masih bertahan tinggi membuat pasar tetap berhati-hati terhadap risiko inflasi dan arah kebijakan suku bunga global. Kondisi tersebut umumnya menjadi sentimen negatif bagi emas sebagai aset non-yielding. Pelaku pasar kini akan terus memantau perkembangan negosiasi AS–Iran, arah dolar AS, serta pergerakan harga energi yang dinilai menjadi faktor utama penentu arah emas dalam jangka pendek. Untuk membaca berita ekonomi dan market terbaru lainnya, kunjungi Newsmaker.id

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *