Harga minyak dunia bergerak melemah pada perdagangan Jumat (24/4) setelah muncul optimisme baru terkait kemungkinan dilanjutkannya pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Harapan tersebut memicu ekspektasi bahwa arus distribusi energi melalui Selat Hormuz dapat kembali pulih dalam beberapa waktu mendatang. Kontrak minyak mentah WTI Juni tercatat turun sekitar 1,5% dan ditutup di level US$94,40 per barel di New York.
Sentimen pasar membaik setelah Gedung Putih mengonfirmasi bahwa Amerika Serikat mengirim dua utusan diplomatik ke Pakistan untuk bertemu dengan pejabat Iran yang juga dijadwalkan hadir di Islamabad. Meski demikian, pihak Iran masih menunjukkan sikap hati-hati terkait peluang tercapainya kesepakatan. Abbas Araghchi dilaporkan akan membawa tanggapan tertulis terbaru terkait proposal Amerika Serikat dalam agenda pertemuan tersebut.
Dapatkan update market terbaru, analisa harga minyak, emas, forex, dan informasi trading lainnya melalui Instagram Equityworld Praxis Official serta berbagai kanal media sosial resmi perusahaan di Linktree EWF Praxis.
Meskipun harga minyak terkoreksi secara harian, volatilitas pasar energi global masih tergolong tinggi karena kondisi Selat Hormuz belum sepenuhnya normal. Jalur pelayaran utama tersebut masih mengalami pembatasan arus kapal sehingga risiko gangguan pasokan energi tetap menjadi perhatian utama investor. Sepanjang pekan ini, harga WTI bahkan masih mencatat kenaikan sekitar 13%, yang menjadi penguatan mingguan terbesar sejak awal konflik pada bulan Maret lalu.
Permasalahan utama masih berpusat pada kebijakan blokade antara kedua negara. Amerika Serikat tetap mempertahankan blokade terhadap pelabuhan Iran, sementara Iran masih menggunakan pembatasan arus di Selat Hormuz sebagai alat tekanan politik dan ekonomi. Sejumlah laporan juga menyebut adanya supertanker bermuatan minyak Iran yang menghentikan aktivitas transit di kawasan tersebut, memperlihatkan bahwa tekanan terhadap distribusi energi global masih belum sepenuhnya mereda.
Bagi Anda yang ingin memahami peluang trading komoditas seperti minyak, emas, maupun forex, Anda dapat mencoba simulasi transaksi secara langsung melalui Demo Account Equityworld Futures. Informasi lengkap mengenai layanan dan profil perusahaan tersedia di PT Equityworld Futures Praxis Surabaya.
Di sisi lain, harga minyak Brent Juni justru masih ditutup menguat sekitar 0,3% ke level US$105,33 per barel. Sejumlah analis memperkirakan proses pemulihan pasokan energi dari kawasan Teluk Persia akan membutuhkan waktu berbulan-bulan meskipun Selat Hormuz nantinya dibuka sepenuhnya. Pasar kini menunggu kepastian mengenai hasil pertemuan di Islamabad, respons resmi Iran terhadap proposal AS, serta perkembangan terbaru terkait status blokade dan arus pelayaran di Hormuz yang akan menjadi penentu arah harga minyak selanjutnya. Untuk membaca berita ekonomi dan market terbaru lainnya, kunjungi Newsmaker.id
