Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Aliran Dana Asing Kabur Rp 1,1 Triliun Usai Pengumuman MSCI yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Bank swasta raksasa, ditambah lagi dengan masih menjadi target yang dilepas asing seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai dana Rp52 miliar..
Selanjutnya, efek ekuitas PT Charoen Pokphand Nusantara Tbk (CPIN) mencatatkan pembelian asing sebesar sebesar Rp7 ,sembilan miliar.
Sebagaimana diketahui, MSCI sempat membuka kemungkinan reklasifikasi status Nusantara dari emerging markets menjadi frontier markets. Informasi ini diperoleh dari berbagai sumber terpercaya..
Sedangkan hanya sektor industri yang menguat hari ini..
CGS International Sekuritas Nusantara sebelumnya memperkirakan rebalancing MSCI kali ini dapat memicu outflow pasif hingga US$satu,delapan miliar atau sekitar Rp31 ,49 triliun Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi..
Selain itu, efek ekuitas PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) turut diburu asing dengan pembelian nominal Rp10 miliar dari volume transaksi mencapai 21,dua juta efek ekuitas..
Efek ekuitas PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) menjadi efek ekuitas dengan nilai beli asing terbesar pada sesi pertama dengan estimasi nilai mencapai sebesar Rp31 ,sembilan miliar dari volume transaksi sekitar 102,dua juta efek ekuitas. Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Dan efek ekuitas PT Barito Pacific Tbk (BRPT) senilai dana Rp52 ,satu miliar..
(BDMN) dengan akumulasi pembelian Rp tiga,lima miliar. Selain itu, PT Asia Pramulia Tbk senilai Rp tiga,tiga miliar..
Sebagai informasi, pada perdagangan sesi I siang ini, sebanyak 398 efek ekuitas melemah, 262 efek ekuitas menguat,. Selain itu, 150 efek ekuitas lainnya stagnan.
Sebagaimana diberitakan, tekanan terbesar terhadap IHSG datang dari efek ekuitas-efek ekuitas yang dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index. Selain itu, MSCI Global Small Cap Index..
Dari hasil penelusuran, selanjutnya disusul oleh PT Timah Tbk (TINS) yang mencatatkan nilai pembelian asing sebesar dana Rp19 ,tujuh miliar dengan volume lima,lima juta efek ekuitas..
Seluruh perubahan tersebut akan efektif pada penutupan perdagangan 29 pada Mei 2026..
Mayoritas sektor perdagangan melemah, dengan koreksi terdalam dicatatkan oleh sektor infrastruktur, barang baku, teknologi. Selain itu, energi.
Kemudian efek ekuitas PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) membukukan estimasi beli asing dana Rp6 ,tujuh miliar..
Jakarta, EWF PraxisΒ β Investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) di pasar efek ekuitas Nusantara pada perdagangan sesi I siang ini, Rabu (tiga belas/lima/2026)..
Tercatat, nilai pembelian asing tercatat sebesar nominal Rp2 ,lima triliun, sementara penjualan asing mencapai nominal Rp3 ,enam triliun.
Berdasarkan data pasar modal Efek Nusantara (BEI), pada penutupan perdagangan sesi pertama IHSG turun 124,36 poin atau -satu,81% ke level enam.734,54..
Tekanan jual asing, ditambah lagi dengan terjadi pada efek ekuitas PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan estimasi nilai senilai Rp89 ,tujuh miliar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, nilai transaksi tercatat mencapai nominal Rp10 ,28 triliun dengan volume perdagangan 26,tiga belas miliar efek ekuitas dalam satu,47 juta kali transaksi..
Selain itu, investor asing, ditambah lagi dengan tercatat melepas efek ekuitas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar nominal Rp43 ,delapan miliar. Selain itu, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) senilai nominal Rp37 ,lima miliar..
Diikuti oleh efek ekuitas PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dilepas asing sebesar nominal Rp63 ,lima miliar..
Selain itu, efek ekuitas konglomerat seperti PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) turut mengalami aksi jual asing senilai sebesar Rp53 ,dua miliar.
Dalam perkembangannya, sementara efek ekuitas-efek ekuitas yang dilepas asing antara lain, perbankan berkapitalisasi jumbo, PT Bank Rakyat Nusantara (Persero) Tbk (BBRI) dengan estimasi nilai jual mencapai senilai Rp196 ,tujuh miliar dari volume transaksi sekitar 62,delapan juta efek ekuitas..
Sementara itu, efek ekuitas PT Telkom Nusantara (Persero) Tbk (TLKM), ditambah lagi dengan masuk dalam daftar yang diburu dengan nilai dana Rp14 ,delapan miliar dari transaksi sekitar lima juta efek ekuitas..
Sebagaimana diberitakan, dalam pengumuman, Selasa (dua belas/lima/2026) waktu AS, Nusantara tetap dikategorikan dalam daftar emerging markets bersama dengan negara-negara lain seperti China, India, Korea, Malaysia, Filipina Taiwan,. Selain itu, Thailand..
Investor asing, ditambah lagi dengan aktif mengoleksi efek ekuitas PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) senilai Rp11 miliar dengan volume dua,lima juta efek ekuitas seiring dengan rencana stock split efek ekuitas dengan.
Efek ekuitas PT Gudang Garam Tbk (GGRM), ditambah lagi dengan masuk efek ekuitas yang dibeli asing dengan nilai pembelian sekitar Rp3 ,enam miliar.
Kabar baiknya MSCI mempertahankan Nusantara di kelompok emerging markets.
Setelah Di sisi lain, efek ekuitas PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) mencatatkan aksi jual asing senilai senilai Rp28 ,enam miliar. Berbeda dengan, selanjutnya efek ekuitas PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) mengalami penjualan asing sebesar senilai Rp30 ,delapan miliar,.
Pasca pasar merespons negatif hasil review indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mengeluarkan sejumlah efek ekuitas besar Nusantara dari indeks globalnya., kemudian Indeks Harga efek ekuitas Gabungan (IHSG) anjlok lebih dari satu% pada perdagangan Rabu (tiga belas/lima/2026), Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi..
Namun, ditengah derasnya aksi jual, sejumlah efek ekuitas justru menjadi incaran investor asing.
Dengan demikian, investor asing membukukan net sell sebesar dana Rp1 ,satu triliun di seluruh pasar (all market)..
Perkembangan terkait Aliran Dana Asing Kabur Rp 1,1 Triliun Usai Pengumuman MSCI akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Pasar Volatil, IHSG Naik 0,6% ke Level 8.330
- Kupas Tuntas Potensi dan Arah Pasar Modal RI di Market Outlook 2026
