Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Video: Andalkan Proyek Pemerintah,Bisnis Logistik Siap Melesat di 2026 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Seperti apa strategi bisnis logistik LOPI hadapi gejolak 2026.
Selengkapnya simak dialog Bunga Cinka dengan Direktur Utama PT Logisticsplus International Tbk (LOPI), Wahyu Dwi Jatmiko dalam Focus on Infra EWF Praxis (Rabu, 03/06/2026).
Jakarta, EWF Praxis- Penyedia jasa transportasi, pergudangan, teknologi, intelijen bisnis. Selain itu, solusi rantai pasok yakni PT Logisticsplus International Tbk (LOPI) pada tahun 2026 menargetkan pendapatan sebesar Rp299 ,53 miliar atau tumbuh dua kali lipat dari tahun 2025..
Di tengah gejolak geopolitik global, gangguan rantai pasok hingga pelemahan nilai tukar Rupiah, bisnis LOPI belum terdampak langsung.
Selain itu bisnis infrastruktur logistik, ditambah lagi dengan menjadi fokus pengembangan bisnis LOPI melalui sektor bisnis terkait engineering/installation dengan memanfaatkan pengembangan teknologi termasuk Artificial Intelligence (AI)..
Dampak dari Di sisi lain, LOPI, ditambah lagi dengan memastikan dukungannya terhadap upaya pemerintah memperkuat rantai pasok. Selain itu, logistik adalah menjadi peluang bagi ekspansi bisnis LOPI.
Dalam kondisi tekanan ini berlangsung lebih lama terhadap bisnis logistik. Selain itu, rantai pasok., maka Namun LOPI masih mewaspadai dampaknya.
Direktur Utama PT Logisticsplus International Tbk (LOPI), Wahyu Dwi Jatmiko optimistis terhadap bisnis logistik ditopang oleh kontrak bisnis yang berhasil didapatkan, salah satunya proyek SIHREN (Strengthening Nusantara’s Healthcare Referral Network) Kemenkes terkait distribusi alat kesehatan canggih ke sekitar 200-300 lokasi di seluruh Nusantara..
Perkembangan terkait Video: Andalkan Proyek Pemerintah,Bisnis Logistik Siap Melesat di 2026 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- MSCI dan Moody’s Bayangi Rupiah, Target Akhir Tahun Rp16.800
- Pasar Saham Asia Melemah, Pelaku Pasar Waspadai Data Ekonomi dan Penurunan Rating AS
