Harga perak (XAG/USD) mengalami tekanan signifikan pada perdagangan Jumat dan bergerak turun ke kisaran US$68,90 per ons. Koreksi tajam tersebut membuat perak kehilangan sekitar 6,7% nilainya setelah laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat menunjukkan kondisi ekonomi yang masih cukup kuat. Data tersebut memicu penguatan dolar AS sekaligus mengurangi ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter dalam waktu dekat.
Laporan terbaru dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa Nonfarm Payrolls (NFP) bertambah 172 ribu pekerjaan selama Mei, jauh melampaui perkiraan pasar yang hanya berada di kisaran 85 ribu. Selain itu, data bulan sebelumnya juga direvisi lebih tinggi menjadi 179 ribu pekerjaan. Meski tingkat pengangguran bertahan di level 4,3%, pasar menilai kondisi tenaga kerja yang tetap solid dapat memberikan ruang bagi Federal Reserve untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.
Bagi investor yang ingin mendapatkan informasi pasar terbaru serta perkembangan instrumen investasi lainnya, kunjungi portal berita kami di https://www.newsmaker.id atau ikuti berbagai update melalui https://www.instagram.com/equityworld_praxis.official.
Data ketenagakerjaan yang kuat tersebut mendorong pelaku pasar menyesuaikan kembali proyeksi kebijakan The Fed. Berdasarkan pemantauan pasar, peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan September meningkat dibandingkan sesi sebelumnya. Kondisi ini membuat imbal hasil obligasi dan dolar AS kembali mendapatkan dukungan, sehingga menekan daya tarik logam mulia seperti perak dan emas.
Indeks Dolar AS (DXY) turut menguat mendekati area 99,80. Penguatan mata uang AS biasanya menjadi hambatan bagi komoditas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar karena membuat harga menjadi lebih mahal bagi investor internasional. Akibatnya, permintaan terhadap logam mulia cenderung berkurang ketika dolar bergerak menguat secara agresif.
Untuk mengenal lebih jauh layanan investasi dan berbagai produk perdagangan berjangka yang tersedia, Anda dapat mengunjungi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya melalui https://www.equityworld-futures.com/index.php/id/broker/surabaya-praxis. Selain itu, akses seluruh kanal media sosial perusahaan melalui https://linktr.ee/ewfprx untuk memperoleh informasi dan edukasi pasar terkini.
Di sisi lain, ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih menjadi faktor yang diperhatikan investor karena berpotensi meningkatkan permintaan aset lindung nilai. Namun untuk saat ini, sentimen utama pasar tetap berasal dari data ekonomi Amerika Serikat dan perubahan ekspektasi terhadap arah kebijakan Federal Reserve.
Tekanan jual pada perak juga diperparah oleh aksi ambil untung setelah sebelumnya harga berhasil mencapai area tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Dengan volatilitas yang masih tinggi, pergerakan perak ke depan diperkirakan akan sangat dipengaruhi oleh arah dolar AS, pergerakan imbal hasil obligasi, serta perkembangan ekspektasi suku bunga The Fed. Bagi Anda yang ingin mencoba simulasi trading tanpa risiko menggunakan dana virtual, manfaatkan fasilitas demo account di https://demo.ew-futures.com/login.
