0 0
Read Time:1 Minute, 46 Second

Harga minyak dunia kembali mengalami pelemahan pada perdagangan terbaru setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan damai dengan Iran berpeluang ditandatangani paling cepat pada akhir pekan ini. Pernyataan tersebut mendorong pelaku pasar mengurangi premi risiko geopolitik yang sebelumnya menopang harga minyak, meskipun hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Iran mengenai tercapainya kesepakatan tersebut.

Bagi Anda yang ingin mengikuti perkembangan pasar komoditas, ekonomi global, dan edukasi investasi, kunjungi media sosial resmi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya melalui https://linktr.ee/ewfprx atau ikuti akun Instagram resmi https://www.instagram.com/equityworld_praxis.official untuk memperoleh informasi terbaru setiap hari.

Dalam perdagangan Asia, harga minyak Brent turun sekitar 1,5% ke level US$89,04 per barel, setelah sebelumnya ditutup melemah hampir 2,9%. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) kontrak Juli juga terkoreksi sekitar 1,6% menjadi US$86,31 per barel. Pelemahan ini membawa harga minyak ke level terendah sejak April, seiring meningkatnya optimisme bahwa ketegangan di Timur Tengah dapat segera mereda.

Sentimen pasar membaik setelah pemerintah Amerika Serikat dilaporkan membatalkan rencana aksi militer lanjutan terhadap Iran. Di sisi lain, meskipun Washington menyatakan bahwa proses negosiasi berjalan positif, media di Iran melaporkan bahwa belum ada persetujuan resmi terhadap rancangan kesepakatan yang sedang dibahas. Kondisi ini membuat investor tetap berhati-hati karena proses diplomasi masih menyisakan berbagai ketidakpastian.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai layanan dan produk investasi dari PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya, silakan kunjungi https://www.equityworld-futures.com/index.php/id/broker/surabaya-praxis. Anda juga dapat mencoba simulasi trading melalui akun demo di https://demo.ew-futures.com/login sebagai sarana belajar memahami perdagangan berjangka sebelum melakukan transaksi di pasar sesungguhnya.

Meskipun harapan perdamaian memberikan tekanan terhadap harga minyak, pasar masih mencermati kondisi pasokan global yang relatif ketat. Penurunan cadangan minyak di Amerika Serikat serta rendahnya stok bahan bakar di beberapa pusat distribusi Asia menunjukkan bahwa risiko pasokan belum sepenuhnya hilang. Oleh karena itu, pergerakan harga minyak dalam jangka pendek diperkirakan tetap dipengaruhi oleh perkembangan negosiasi AS–Iran serta kondisi pasokan energi global. Untuk memperoleh berita ekonomi dan analisis pasar terbaru lainnya, kunjungi https://www.newsmaker.id.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *