0 0
Read Time:1 Minute, 52 Second

Indeks Hang Seng berhasil bangkit pada perdagangan Senin (29/06) dengan mencatat kenaikan sebesar 1,6% ke level 23.026,68. Penguatan ini menjadi yang terbesar sejak 12 Juni lalu, sekaligus mengakhiri tekanan yang sempat membuat indeks turun 1,8% pada sesi sebelumnya. Sentimen positif tersebut mendorong investor kembali melakukan aksi beli di sejumlah saham unggulan yang sebelumnya mengalami koreksi.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai layanan dan produk investasi yang ditawarkan PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya, silakan kunjungi website resmi kami di https://www.equityworld-futures.com/index.php/id/broker/surabaya-praxis. Anda juga dapat memperoleh berbagai informasi dan edukasi pasar melalui media sosial resmi kami di https://linktr.ee/ewfprx.

Saham Alibaba Group Holding menjadi kontributor terbesar terhadap kenaikan indeks setelah menguat 3,9%. Di sisi lain, CSPC Pharmaceutical Group tampil sebagai emiten dengan performa terbaik berkat lonjakan saham sebesar 6,9%. Secara keseluruhan, mayoritas saham yang tergabung dalam Hang Seng bergerak di zona hijau, mencerminkan meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap prospek perdagangan hari itu.

Data perdagangan menunjukkan sebanyak 73 dari 93 saham dalam indeks ditutup menguat, sementara hanya 17 saham yang mengalami penurunan. Seluruh sektor mencatat kinerja positif, dengan sektor perdagangan dan industri menjadi motor utama penguatan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa aksi beli berlangsung cukup merata dan tidak hanya terfokus pada beberapa saham berkapitalisasi besar.

Ikuti perkembangan terbaru mengenai pasar global, edukasi investasi, serta berbagai informasi menarik lainnya melalui Instagram resmi kami di https://www.instagram.com/equityworld_praxis.official. Bagi Anda yang ingin mencoba pengalaman trading menggunakan dana virtual, manfaatkan fasilitas akun demo di https://demo.ew-futures.com/login sebelum mulai bertransaksi di pasar sesungguhnya.

Meskipun berhasil mencatat penguatan harian yang cukup signifikan, performa Hang Seng secara keseluruhan masih menghadapi tekanan. Sepanjang kuartal berjalan, indeks masih turun sekitar 7,1% dan berpotensi membukukan penurunan kuartalan terbesar sejak kuartal II-2023. Dalam periode satu bulan terakhir, indeks juga masih terkoreksi 8,6%, sementara secara tahunan masih tertinggal dibandingkan MSCI AC Asia Pacific Index yang mencatat kenaikan lebih tinggi. Selain itu, meningkatnya volatilitas 30 hari ke level 18,77% menunjukkan bahwa pasar saham Hong Kong masih bergerak dengan tingkat ketidakpastian yang cukup tinggi. Untuk memperoleh berita ekonomi, pasar modal, dan komoditas terbaru setiap hari, kunjungi juga https://www.newsmaker.id.

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *