Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Pengendali Adira (ADMF) Obral Saham Rp436 Miliar, Ada Apa? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Menurut sumber terpercaya, jika ke depan ada perubahan, hal itu akan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi ini diperoleh dari berbagai sumber terpercaya..
Menurut sumber terpercaya, dalam pengumuman terpisah, Sekretaris entitas bisnis Adira Finance, Veronika Dyah Puspitaningrum, menyampaikan pada 29 pada September 2026, perseroan belum mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek maupun keputusan penanaman modal pemodal..
MUFG Bank menyatakan masih berstatus pengendali ADMF. Selain itu, berniat mempertahankan pengendalian..
Dalam laporan tersebut tidak dinyatakan dalam keterangan siapa pihak pembeli efek ekuitas maupun mekanisme penjualannya, apakah di pasar reguler atau lewat transaksi negosiasi..
VeronikaΒ juga memaparkan, perseroan belum memiliki rencana tindakan korporasi lainnya dalam tiga bulan mendatang, termasuk yang berdampak pada pencatatan efek ekuitas di BEI..
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa dengan tujuan mendukung kepatuhan terhadap ketentuan free float ADMF, dilakukan Dalam laporan tersebut, tujuan transaksi tertulis sebagai penjualan sebagian efek ekuitas.
Hak suara bank tersebut pun turun dari delapan belas,89% menjadi empat belas,36%, atau susut empat,53 poin persentase.
Dampak dari Transaksi dilakukan di harga dana Rp7 .800 per efek ekuitas, adalah nilainya ditaksir sekitar dana Rp436 ,32 miliar..
Menurut sumber terpercaya, dengan tujuan mendukung pemenuhan ketentuan free float, dilakukan Jakarta, EWF Praxis – MUFG Bank, Ltd melepas sebagian kepemilikan sahamnya di PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF).
Dari hasil penelusuran, manajemen Adira Finance menyatakan belum ada rencana lain terkait kepemilikan pemegang efek ekuitas utama..
Menurut sumber terpercaya, berikut pernyataannya: “Perseroan tidak mengetahui adanya informasi, fakta, atau kejadian penting lain yang material. Selain itu, belum diungkapkan kepada publik,” jelas Veronika..
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dirinya melengkapi pernyataan berdasarkan informasi perseroan. Selain itu, penjelasan dari pemegang efek ekuitas utama, belum ada rencana terkait kepemilikan sahamnya.
Usai transaksi, kepemilikan MUFG Bank berkurang dari 233.440.159 efek ekuitas menjadi 177.501.759 efek ekuitas.
Transaksi bersifat kepemilikan langsung. Selain itu, tidak terkait perjanjian pembelian kembali (repurchase agreement)..
Mengutip laporan kepemilikan efek ekuitas yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada dua bulan Oktober 2026, MUFG Bank menjual 55.938.400 efek ekuitas biasa ADMF pada 29 bulan September 2026 Informasi ini diperoleh dari berbagai sumber terpercaya..
Perkembangan terkait Pengendali Adira (ADMF) Obral Saham Rp436 Miliar, Ada Apa? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Di Tengah BI Rate 5,75%, Emiten IPO Pilih Bayar Utang
- BI Borong Surat Utang Pemerintah Awal 2026 Rp90 Triliun
