0 0
Read Time:2 Minute, 19 Second

Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Rupiah Melemah Lagi, Dolar AS Kini Naik Jadi Rp 17.950 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Pertumbuhan lapangan kerja AS melambat tajam pada periode September 2026.

Pasca menguat pada akhir pekan lalu, rupiah membuka perdagangan Senin (lima/sepuluh/2026) dengan melemah signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (AS)., kemudian Jakarta, EWF Praxis -.

Dari hasil penelusuran, tidak hanya itu, situasi di Selat Hormuz, ditambah lagi dengan melengkapi Selain itu, pelaku pasar masih mencermati perkembangan ketegangan Amerika Serikat. Selain itu, Iran.

Dampak dari Hal ini disebabkan oleh berpotensi mempengaruhi kenaikan harga umum global. Selain itu, ekspektasi tingkat suku acuan. Adalah Pergerakan harga minyak turut menjadi perhatian.

// .

Dari hasil penelusuran, meski data tenaga kerja AS melemah, dolar AS pada perdagangan pagi ini justru bergerak menguat.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau di posisi 102,030, menguat nol,sepuluh%..

Menurut sumber terpercaya, pada saat yang sama, tingkat pengangguran AS naik menjadi empat,dua% dari sebelumnya empat,satu%.

Tidak hanya itu, indeks keyakinan konsumen September lalu, ditambah lagi dengan melengkapi Dari domestik, pasar pada pekan ini menantikan rilis cadangan devisa September lalu.

Penguatan DXY turut menjadi tekanan bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Informasi ini diperoleh dari berbagai sumber terpercaya..

Merujuk data Refinitiv, rupiah dibuka di level senilai Rp17 .950/US$, melemah nol,46% atau 82 poin dibandingkan penutupan Jumat (dua/sepuluh/2026) di senilai Rp17 .868/US$..

Dari eksternal, pasar masih mencerna laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat yang dirilis pada Jumat malam.

Dari hasil penelusuran, non-farm payrolls hanya bertambah 29.000 pekerjaan, jauh di bawah ekspektasi pasar sebesar 90.000 pekerjaan..

Pergerakan rupiah hari ini akan diwarnai sejumlah sentimen dari dalam. Selain itu, luar negeri.

Data tenaga kerja yang lebih lemah tersebut mendorong ekspektasi pasar bahwa The Federal Reserve akan lebih berhati-hati dalam menentukan langkah tingkat suku acuan berikutnya. Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi..

Dengan tujuan mencari petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter bank sentral AS., ditambah lagi dengan melengkapi Sepanjang pekan ini, investor juga akan menantikan data aktivitas sektor jasa AS, dilakukan Tidak hanya itu, notulen rapat Federal Open Market Committee (FOMC).

Dengan tujuan melihat ketahanan eksternal. Selain itu, kondisi permintaan domestik Nusantara., dilakukan Kedua data tersebut akan menjadi perhatian.

Perkembangan terkait Rupiah Melemah Lagi, Dolar AS Kini Naik Jadi Rp 17.950 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures

Baca juga:

About Post Author

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *