Equityworld Futures – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Direktur VKTR Borong Saham Rp10,8 Miliar Jelang Rights Issue, Ada Apa? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Dari hasil penelusuran, setiap pemegang 35 efek ekuitas VKTR yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang efek ekuitas (DPS) pada delapan periode Oktober 2026 pukul enam belas.lima belas WIB berhak atas dua belas Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).
Sebelum transaksi, Bimo tidak memiliki efek ekuitas VKTR sama sekali (nol,00%).
Jakarta, EWF Praxis – Anggota direksi PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), V Bimo Kurniatmoko, membeli lima belas juta efek ekuitas perusahaan tercatat tersebut.
Dari hasil penelusuran, tanggal terakhir pelaksanaan HMETD adalah 23 Oktober lalu 2026..
Dengan tujuan PMHMETD I, dilakukan Perseroan sebelumnya memperoleh pernyataan efektif dari OJK.
Pembelian ini terjadi di tengah persiapan VKTR menggelar rights issue.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, hMETD dapat diperdagangkan di pasar modal Efek Nusantara (BEI) maupun di luar BEI selama sepuluh hari pasar modal, yakni dua belas-enam belas periode Oktober 2026. Selain itu, sembilan belas-23 periode Oktober 2026.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa aksi ini tercatat dalam laporan kepemilikan efek ekuitas yang disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada lima bulan Oktober 2026. Situasi ini terus dipantau oleh otoritas terkait..
Transaksi tidak berkaitan dengan repurchase agreement,. Selain itu, Bimo menyatakan tujuan pembelian adalah penanaman modal..
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan bahwa setelah pembelian, ia tercatat memegang lima belas juta efek ekuitas VKTR, setara nol,03% hak suara. Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi..
Dalam kondisi efek ekuitas tersebut tercatat dalam DPS pada tanggal itu., maka Secara hitungan, kepemilikan lima belas juta efek ekuitas setara sekitar lima,empat belas juta HMETD,.
Mendahului dikurangi biaya pelaksanaan., terjadi Total dana yang dihimpun mencapai nominal Rp3 triliun Hal tersebut disampaikan dalam keterangan resmi..
Mengutip keterbukaan informasi pasar modal Efek Nusantara (BEI), transaksi pembelian dilakukan pada 30 September lalu 2026 Demikian informasi yang berhasil dihimpun..
Dalam aksi korporasi ini, VKTR menawarkan lima belas miliar efek ekuitas biasa atas nama dengan nilai nominal dana Rp10 per efek ekuitas pada harga pelaksanaan dana Rp200 per efek ekuitas Perkembangan ini menjadi perhatian banyak pihak..
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dampak dari efek ekuitas dibeli di harga dana Rp720 per efek ekuitas, adalah nilai transaksiΒ ditaksi mencapai dana Rp10 ,delapan miliar..
Berdasarkan informasi yang dihimpun, berdasarkan laporan tersebut, efek ekuitas yang dibeli berklasifikasi efek ekuitas biasa dengan status kepemilikan langsung.
Perkembangan terkait Direktur VKTR Borong Saham Rp10,8 Miliar Jelang Rights Issue, Ada Apa? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar.
Untuk informasi resmi kunjungi website kami di:
Berita Equity World Futures
Baca juga:
- Harga Emas Dekati Rekor Tertinggi, Didorong Oleh Sentimen Global dan Ketegangan Geopolitik
- Harga Emas Antam Naik Rp 17.000 ke Level Rp 1.306.000 Per Gram Pada Hari Ini (9/4)
