0 0
Read Time:2 Minute, 4 Second

ewf cyber2

EQUITYWORLD FUTURES SURABAY PRAXIS – Bursa saham Asia mengalami lonjakan pada hari Rabu (11/10), sementara dolar turun selangkah tatkala traders menyesuaikan ekspektasi suku bunga AS menyusul perubahan dovish dari pejabat Federal Reserve. Namun, semua mata tetap tertuju ke data inflasi AS yang dijadwalkan akan terbit pada hari Kamis.

Menyusul naiknya S&P 500 semalam, saham MSCI’s broadest index of Asia-Pacific di luar Jepang melonjak 1,3% untuk mencapai level puncak dua minggu di perdagangan pagi. Pada saat yang sama, Nikkei Jepang menguat 0,5%.

Spekulasi atas potensi kenaikan suku bunga oleh the Fed tahun ini telah mereda minggu ini, mengakibatkan turun tajamnya Treasury yields dari level tertinggi 16 tahun dan menyeret dolar turun. Yield 10 tahun turun 12,7 basis poin pada hari Selasa dan stabil di Asia pada hari Rabu di level 4,64%, setelah menyentuh 4,884% usai rilis data pekerjaan AS yang kuat pada hari Jumat.

Sementara itu, AUD/USD dan NZD/USD turun dari level tertinggi terhadap dolar sejak akhir September di hari Rabu, sementara poundsterling mencapai puncaknya dalam tiga minggu. Euro tetap berada di dekat level tertinggi dua minggu pada hari Selasa di $1,0607, saat traders menunggu angka IHK AS hari Kamis.

Sebuah laporan Bloomberg News yang menyebut persiapan langkah-langkah stimulus ekonomi China memberikan dukungan lebih lanjut pada sentimen pasar. Namun, kehati-hatian tetap ada lantaran perusahaan real estate raksasa Country Garden mengeluarkan peringatan mengenai ketidakmampuannya untuk memenuhi kewajiban pembayaran di luar negeri secara tepat waktu.

Di pasar komoditas, harga minyak mengalami sedikit penurunan sejak terjadi lonjakan hari Senin, yang didorong oleh kekhawatiran bahwa serangan tak terduga terhadap Israel oleh militan Palestina bisa menyebabkan konflik yang lebih luas. Minyak Brent sedikit stabil di $87,80 per barel pada hari Rabu, setelah mencapai $89 pada hari Senin. Harga gas Eropa, yang telah melonjak dalam kekerasan di Timur Tengah, melesat lebih jauh pada hari Selasa di tengah kekhawatiran akan sabotase terhadap pipa gas di Finlandia.

Yen berhasil menahan sedikit naik dari ketegangan di Timur Tengah yang menopang aset-aset safe haven. Saham-saham futures AS masih stabil di Asia.

Saham Samsung Electronics Co Ltd (KS:005930) melonjak usai laba kuartal ketiga turun lebih kecil dari yang diantisipasi dan optimisme atas potensi perubahan di pasar memory chip.

PepsiCo Inc (NASDAQ:PEP) memulai musim laporan keuangan AS dengan laporan baik dan menunjukkan penurunan volume sebesar 2,5%, namun peningkatan harga sebesar 11%. CFO perusahaan indikasikan bahwa akan ada lebih banyak naiknya harga di tahun depan.

SUMBER: INVESTING.COM

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *