0 0
Read Time:2 Minute, 2 Second

Harga emas batangan bersertifikat PT Aneka Tambang Tbk (Antam) tidak mengalami perubahan pada Rabu (10/1), tetap berada pada posisi yang sama seperti hari sebelumnya. Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 1.121.000, sama dengan harga yang dicetak pada Selasa (9/1).

Harga buyback emas Antam juga tidak bergerak, tetap berada di level Rp 1.020.000 per gram, sama seperti harga buyback pada Selasa (9/1).

Harga Emas Antam per Pecahan

Berikut adalah harga emas batangan Antam dalam berbagai pecahan per Rabu (10/1), belum termasuk pajak:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 610.500
  • Harga emas 1 gram: Rp 1.121.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 5.380.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 10.705.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 26.637.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 53.195.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 106.312.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 265.515.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 530.820.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 1.061.600.000

Penantian Pasar Terhadap Data Inflasi AS

Stabilnya harga emas Antam ini terjadi di tengah penantian pasar mengenai data inflasi Amerika Serikat (AS) yang akan dirilis pada Kamis (11/1). Data inflasi ini sangat dinantikan karena dapat memberikan lebih banyak informasi mengenai jalur kebijakan The Federal Reserve (The Fed).

Inflasi AS diperkirakan mencapai 3,2% (year on year/yoy) pada Desember 2023, naik dari 3,1% pada November 2023. Jika angka inflasi memberikan kejutan positif, The Fed mungkin tidak dapat segera menurunkan suku bunga, yang akan membawa elemen bearish pada pasar emas.

Sensitivitas Emas terhadap Suku Bunga

Harga emas sangat sensitif terhadap pergerakan suku bunga AS. Kenaikan suku bunga membuat dolar AS dan imbal hasil US Treasury menguat, kondisi ini tak menguntungkan emas karena dolar yang menguat membuat emas lebih sulit dibeli sehingga permintaan turun. Emas juga tidak menawarkan imbal hasil, sehingga kenaikan imbal hasil US Treasury membuat emas kurang menarik. Namun, suku bunga yang lebih rendah akan membuat dolar AS dan imbal hasil US Treasury melemah, menurunkan opportunity cost memegang emas, sehingga emas menjadi lebih menarik untuk dikoleksi.

Investor kini menunggu rilis data inflasi yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai langkah-langkah The Fed ke depan. Bagaimana data ini akan mempengaruhi pasar emas dan kebijakan moneter AS akan menjadi perhatian utama dalam beberapa hari mendatang.

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *