Harga Emas Antam Naik di Tengah Penguatan Harga Emas Global
Pada Jumat (19/1/2024), harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk di butik emas LM Graha Dipta Pulo Gadung naik Rp10.000 per gram menjadi Rp1.125.000. Harga buyback, yang digunakan ketika menjual emas kembali, juga naik Rp10.000 per gram menjadi Rp1.026.000.
Penguatan harga emas Antam ini dipengaruhi oleh kenaikan harga emas di pasar spot global pada perdagangan sebelumnya. Pada Kamis (18/1/2024), harga emas di pasar spot ditutup menguat 0,85% di posisi US$ 2.022,67 per troy ons.
Setelah mencatat level terendah lima minggu pada sesi sebelumnya, harga emas rebound karena permintaan safe-haven meningkat di tengah ketegangan geopolitik yang masih tinggi, terutama di Timur Tengah. Investor juga menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai kebijakan suku bunga dari Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat (AS) ke depan.
Amerika Serikat baru-baru ini melakukan serangan kelima terhadap sasaran Houthi di Yaman, menandakan ketegangan yang masih berlanjut, sementara Presiden The Fed Atlanta, Raphael Bostic, menyatakan kesiapannya untuk menurunkan suku bunga AS lebih cepat jika ada bukti bahwa inflasi turun lebih cepat dari perkiraannya.
Menurut Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures, ketidakpastian yang melingkupi geopolitik saat ini menjaga harga emas berada di kisaran US$ 2.000 per troy ons.
Prospek penurunan suku bunga AS sangat mempengaruhi harga emas karena suku bunga yang lebih rendah dapat melemahkan dolar AS dan imbal hasil US Treasury, sehingga membuat emas menjadi aset yang lebih menarik untuk investasi.
