0 0
Read Time:2 Minute, 0 Second

Pada Rabu (7/2/2024), harga emas bergerak stagnan di posisi US$ 2.034,75 per troy ons, naik tipis sebesar 0,03%. Penguatan ini kontras dengan penurunan sebesar 0,06% pada hari sebelumnya. Sepanjang pekan ini, harga emas menunjukkan volatilitas dengan pergerakan tipis, menguat dan melemah masing-masing dua kali dalam empat hari terakhir. Pada Kamis pagi (8/2/2024) pukul 06:06 WIB, harga emas berada di posisi US$ 2.035,40, naik 0,03%.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Stagnasi Harga Emas

  1. Ketidakpastian Kebijakan The Fed: Pelaku pasar masih menunggu kejelasan dari kebijakan The Fed. Beberapa pejabat The Fed menyampaikan pandangan mereka di berbagai acara pekan ini. Mayoritas menegaskan bahwa suku bunga belum akan dipangkas hingga ada keyakinan bahwa inflasi akan turun ke kisaran 2%.
  2. Komentar Pejabat The Fed:
    • Susan Collins: Presiden The Fed Boston mengatakan bahwa kebijakan saat ini sudah tepat dan The Fed akan berhati-hati menilai data dan outlook sebelum mulai memangkas suku bunga.
    • Jerome Powell: Chairman The Fed, dalam wawancaranya di “60 Minutes” di CBS, menyatakan bahwa The Fed akan sangat hati-hati dalam memangkas suku bunga dan membutuhkan bukti yang meyakinkan bahwa inflasi menuju 2%.
    • Thomas Barkin: Presiden The Richmond menyampaikan pandangan hawkish, menekankan kesabaran dalam menunggu inflasi turun.
    • Neel Kashkari: Presiden The Fed Minneapolis memiliki pandangan dovish, menyatakan bahwa dua atau tiga kali pemangkasan suku bunga mungkin tepat berdasarkan data saat ini.
  3. Data Ekonomi AS:
    • Laporan Nonfarm Payroll (NFP): Pada Januari 2024, tercatat 353.000 pekerjaan baru di luar sektor pertanian, jauh di atas ekspektasi 182.000. Bulan sebelumnya mencatat 333.000 pekerjaan.
    • Tingkat Pengangguran: Tetap stabil di 3,7% pada Januari 2024, tidak naik seperti yang diproyeksikan (3,8%).
    • Inflasi: Meningkat menjadi 3,4% (year on year/yoy) pada Desember 2023, dari 3,1% (yoy) pada November 2023.

Analisis Pasar

Menurut Phillip Streible, analis dari Blue Line, ketidakjelasan kebijakan The Fed menyebabkan harga emas labil dan cenderung stagnan. Pasar masih menunggu sinyal yang lebih jelas dari The Fed mengenai langkah-langkah kebijakan suku bunga di masa mendatang.

Kesimpulan

Harga emas saat ini sangat dipengaruhi oleh kebijakan suku bunga The Fed dan data ekonomi AS yang kuat. Ketidakpastian mengenai langkah kebijakan The Fed ke depan membuat investor dan pelaku pasar berhati-hati. Perkembangan lebih lanjut dari data inflasi dan laporan ekonomi lainnya akan menjadi katalis penting bagi pergerakan harga emas di masa mendatang.

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *