0 0
Read Time:1 Minute, 1 Second

Kementerian Keuangan telah memulai pembahasan mengenai penyusunan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) 2025. KEM-PPKF adalah dokumen penting yang berisi ulasan mendalam mengenai gambaran dan skenario arah kebijakan ekonomi dan fiskal, mencakup perekonomian yang sudah berlalu serta memperkirakan arah dan strategi kebijakan jangka menengah panjang. Pembahasan ini merupakan langkah awal dalam perancangan APBN tahun 2025.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa pemerintah akan menyusun APBN 2025 dengan hati-hati, mempertimbangkan berbagai risiko yang mungkin terjadi. “Kemarin siang saya bersama Pak Wamenkeu dan jajaran pimpinan eselon I berdiskusi cukup panjang mengenai topik yang sangat penting, yaitu Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) tahun 2025,” ujar Sri Mulyani dalam postingan akun Instagramnya @smindrawati pada Selasa (13/2).

Sri Mulyani menegaskan bahwa APBN akan terus dioptimalkan sebagai instrumen andalan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan Indonesia. Dia juga meminta agar perancangan APBN kali ini semakin dipertajam, khususnya agar mampu menjawab berbagai masalah struktural maupun fundamental, serta memenuhi harapan masyarakat Indonesia.

APBN 2025 akan menjadi APBN terakhir yang disusun oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo. Nantinya, APBN ini akan dijalankan sepenuhnya oleh Presiden yang terpilih di periode berikutnya.

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *