Pada Senin (19/2/2024), harga emas Logam Mulia (LM) produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan sebesar Rp1.000, mencapai Rp1.125.000 per gram di butik emas LM Graha Dipta, Pulo Gadung. Begitu juga dengan harga buyback (harga jual kembali) yang naik menjadi Rp1.017.000 per gram.
Kenaikan harga emas Antam ini sejalan dengan lonjakan harga emas dunia di pasar spot. Pada perdagangan Jumat (16/2/2024), harga emas di pasar spot meningkat sebesar 0,45% menjadi US$2.013,1 per troy ons. Meski demikian, secara mingguan harga emas dunia mengalami penurunan sebesar 0,55%.
Penguatan harga emas dunia pada akhir pekan didorong oleh kenaikan Indeks Harga Produsen (PPI) untuk permintaan akhir yang naik 0,3% pada bulan lalu, setelah mengalami penurunan sebesar 0,1% pada bulan Desember, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja Departemen Tenaga Kerja AS. Ekonom yang disurvei oleh Reuters sebelumnya memperkirakan PPI hanya akan naik 0,1% setelah penurunan 0,2% yang dilaporkan sebelumnya.
Pada hari Jumat, ekspektasi pasar terhadap kemungkinan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) mulai Juni meningkat. FedWatch Tool CME menunjukkan peluang 69,9% untuk pemotongan suku bunga setidaknya 25 basis poin, meski angka ini turun dari hampir 90% pada sesi sebelumnya.
Kenaikan harga emas ini mencerminkan dinamika pasar global yang terus dipengaruhi oleh kebijakan moneter dan indikator ekonomi penting, memberikan sinyal positif bagi para investor emas di seluruh dunia.
