Pasar saham utama Wall Street mengalami kenaikan pada hari Jumat, didorong oleh hasil kuartal yang kuat dari Alphabet yang mendorong nilai pasar perusahaan melebihi US$ 2 triliun. Melansir Reuters, pada pukul 9:43 waktu setempat, Dow Jones Industrial Average naik 94,39 poin atau 0,25% menjadi 38.180,19. Indeks S&P 500 juga menguat 36,08 poin atau 0,71% ke 5.084,50, sementara Nasdaq Composite meningkat 207,74 poin atau 1,33% mencapai 15.819,50.
Alphabet membukukan lonjakan saham sebesar 10,8% ke rekor tertinggi setelah mengumumkan dividen pertamanya dan pembelian kembali saham senilai US$ 70 miliar, serta melampaui ekspektasi hasil kuartal pertama. Kinerja positif ini juga mengerek saham Microsoft sebesar 2%, yang didukung oleh pendapatan dan laba kuartal III-2024 yang melampaui prediksi Wall Street, berkat adopsi kecerdasan buatan di seluruh layanan cloud mereka.
Reaksi positif juga terlihat pada saham-saham teknologi lainnya, dengan Amazon.com dan Nvidia masing-masing naik 1,7% dan 1,6%. Sentimen pasar semakin diperkuat oleh data yang menunjukkan bahwa indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) naik 0,3% pada bulan Maret, sesuai dengan ekspektasi ekonom. Inflasi inti PCE juga naik 2,7% dalam 12 bulan hingga Maret, mendekati target The Fed.
Di sisi lain, saham-saham seperti Snap melonjak 24,4% setelah melampaui estimasi untuk pendapatan kuartal pertama dan pertumbuhan pengguna, sementara Pinterest juga mengalami kenaikan 4,1%. Namun, Exxon Mobil dan Intel mengalami penurunan; saham Exxon turun 2,8% setelah laba kuartal pertamanya turun 28% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara saham Intel merosot 12,3% karena proyeksi pendapatan dan laba kuartal kedua yang di bawah ekspektasi.
Meskipun demikian, jumlah saham yang naik masih mendominasi, dengan rasio 3,01 banding 1 di NYSE dan 2,14 banding 1 di Nasdaq. Kinerja positif ini menandai potensi untuk mengakhiri penurunan beberapa minggu terakhir bagi S&P 500 dan Nasdaq, yang terpengaruh oleh berbagai faktor termasuk ekspektasi suku bunga yang tidak pasti.
