Pada hari Selasa (30 April 2024), harga emas Antam bersertifikat di Logam Mulia tetap stabil di Rp 1.325.000 per gram, tidak mengalami perubahan dari sebelumnya. Begitu pula dengan harga emas buyback, yang masih dipertahankan di Rp 1.221.000 per gram. Hal ini menyebabkan selisih antara harga jual dan harga buyback tetap sebesar Rp 104.000 per gram.
Investor perlu memperhatikan bahwa perbedaan ini dapat signifikan dalam menghitung potensi keuntungan dan kerugian. Sebagai contoh, bagi mereka yang membeli emas pada 30 April 2023 dengan harga Rp 1.056.000 per gram, dapat menghasilkan keuntungan sebesar 15,63% jika menjualnya dengan harga buyback hari ini.
Namun, bagi pembelian pada beberapa periode seperti 23 April 2024 atau 30 Maret 2024, investor mungkin mengalami kerugian sebesar 7,85% dan 2,24% karena fluktuasi harga. Secara keseluruhan, emas tetap merupakan investasi jangka panjang yang memerlukan pemahaman mendalam terhadap pasar dan kemampuan untuk mengelola perbedaan harga jual dan buyback.
Bagi para investor yang serius dalam membangun portofolio emas batangan, memahami dan memperhitungkan selisih harga jual dan buyback adalah kunci untuk mengoptimalkan potensi investasi mereka di pasar emas.
