0 0
Read Time:1 Minute, 46 Second

Pada perdagangan Rabu (10/1/2024), bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) dibuka menguat tipis cenderung mendatar. Berikut adalah rincian dari pergerakan indeks utama:

  • Dow Jones Industrial Average (DJIA): Naik 0,02% ke 37.533,309.
  • S&P 500: Bertambah 0,07% ke 4.760,06.
  • Nasdaq Composite: Menguat 0,13% menjadi 14.877,57.

Sentimen Pasar

Investor menunjukkan sikap hati-hati dengan menahan selera risiko mereka menjelang rilis data inflasi AS terbaru dan laporan kinerja keuangan emiten. Fokus utama investor saat ini adalah:

  1. Rilis Data Inflasi AS:
    • Consumer Price Index (CPI) untuk Desember 2023 akan dirilis pada Kamis.
    • Producer Price Index (PPI) untuk Desember 2023 akan dirilis pada Jumat.

CPI AS diperkirakan mengalami peningkatan tipis karena faktor musiman Natal dan Tahun Baru. Konsensus pasar memprediksi inflasi CPI akan tumbuh sebesar 3,2% yoy, sedikit lebih tinggi dari 3,1% yoy pada November 2023. Sementara itu, inflasi inti AS diperkirakan akan melandai menjadi 3,8% yoy dari 4% yoy bulan sebelumnya.

Ekspektasi Kebijakan The Fed

Investor mengantisipasi laporan inflasi ini untuk mencari petunjuk tentang kemungkinan penurunan suku bunga oleh The Fed. Berdasarkan perangkat CME FedWatch, peluang penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Maret mendatang meningkat menjadi 66,3%, meskipun ini masih lebih rendah dibandingkan perkiraan 79% pada pekan lalu.

Pernyataan Analis dan Strategis

Emily Roland, co-chief investment strategist di John Hancock Investment Management, menyatakan bahwa saat ini terdapat ketidakpastian mengenai kebijakan The Fed setelah ekspektasi pasar mengalami beberapa perubahan. Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury) tenor 10 tahun menjadi 4% mencerminkan berkurangnya ekspektasi penurunan suku bunga dalam waktu dekat.

Kinerja Keuangan Emiten

Investor juga bersiap menjelang perilisan kinerja keuangan emiten AS untuk tahun 2023. Beberapa raksasa bank AS seperti JPMorgan Chase dan Bank of America akan merilis laporan keuangannya pada Jumat pekan ini.

Kesimpulan

Wall Street bergerak mendatar di tengah ketidakpastian pasar menunggu data inflasi AS terbaru dan laporan kinerja keuangan emiten. Meskipun ada ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Fed, pergerakan pasar tetap berhati-hati menantikan petunjuk lebih lanjut dari data ekonomi yang akan datang.

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *