
Pada hari Selasa, bursa saham Hong Kong ditutup turun karena terjadi penurunan di semua sektor yang menyeret pasar saham untuk sesi ketiga. Indeks Hang Seng kehilangan 191 poin atau 1,0% dan berakhir pada 18.176 poin.
Sentimen negatif yang melanda pasar saham Hong Kong berasal dari lemahnya belanja perjalanan selama libur Festival Perahu Naga pada hari Senin serta kekhawatiran terbaru terhadap sektor properti di Tiongkok. Produsen kendaraan listrik seperti XPeng (-2,7%), Li Auto (-2,8%), dan Geely (-2,1%) mengalami pelemahan menjelang keputusan Komisi Eropa mengenai bea sementara untuk mobil Tiongkok.
Perusahaan teknologi terkemuka seperti Tencent Hlds. mengalami penurunan sebesar 0,4%, sementara China Hongqiao Group dan Henderson Land Dev. merosot masing-masing sebesar 6,5% dan 3,7%.
Di Tiongkok, saham-saham turun ke level terendah dalam hampir dua bulan karena meningkatnya kekhawatiran terhadap data CPI bulan Mei dan data PPI yang akan dirilis pada hari Rabu.
Penutupan yang rendah ini menunjukkan kondisi yang dapat berpengaruh terhadap pasar saham global dan ekonomi terkait. Para pelaku pasar diharapkan untuk tetap waspada terhadap perkembangan selanjutnya agar dapat mengambil langkah-langkah yang tepat dalam berinvestasi.
Dapatkan informasi terkini seputar index dan opsi lainnya hanya di Vibiznews.com, platform terkemuka dalam memberikan berita dan analisis pasar global dan Indonesia. Tetap update dengan berbagai informasi terbaru agar dapat mengambil keputusan investasi yang tepat.
Jangan lupa untuk cek dan coba website kami di ewf trading
