Bursa Asia Bergerak dengan Variasi
Bursa Asia bergerak bervariasi, ada beberapa yang menguat, tetapi sebagian besar ke zona merah. Pelaku pasar saat ini memfokuskan pada rilis inflasi AS nanti malam untuk periode Mei, dan berlanjut pada pengumuman the Fed terkait kebijakan moneter dan suku bunga.
Bursa Saham Jepang
Bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 turun 0,6% menjadi di bawah 39.000 sementara Indeks Topix turun 0,7% menjadi 2.758 pada awal perdagangan hari ini, menghapus kenaikan dari sehari sebelumnya karena investor bereaksi terhadap angka inflasi produsen Jepang yang lebih tinggi dari perkiraan.
Bursa Saham Hongkong dan China
Bursa saham Hongkong (Hang Seng Index/HSI) dan China (Shanghai Composite Index/SSEC) juga terkoreksi. HSI turun lebih dari 1% ke posisi 17.903,17, sementara SSEC koreksi 0,10% ke 3.025,51.
Bursa Saham Singapura dan Korea Selatan
Sementara itu, bursa saham Singapura menguat 0,07% ke 3.312,97 dan bursa saham Korea Selatan, tercermin dari KOSPI yang naik 0,4% menjadi sekitar 2.717, memperpanjang kenaikannya untuk hari kedua.
Ringkasan
Dari data yang ada, harga produsen di Jepang melonjak 2,4% tahun-ke-tahun pada bulan Mei 2024, melebihi ekspektasi pasar yang memperkirakan kenaikan sebesar 2%. Investor juga menjadi berhati-hati menjelang keputusan kebijakan Bank Sentral Jepang dan laporan utama inflasi AS serta keputusan suku bunga terbaru Federal Reserve.
Investor harus memperhatikan pergerakan bursa dengan cermat untuk mengambil keputusan yang tepat dalam mengatur portofolio investasi.
Jangan lupa untuk cek dan coba website kami di ewf trading
