Read Time:2 Minute, 26 Second
Pernyataan Pejabat Federal Reserve
- Gubernur Fed Michelle Bowman: Menyatakan bahwa bank sentral tidak siap untuk menurunkan suku bunga dan akan mempertimbangkan penurunan hanya jika inflasi menurun menuju target 2% The Fed. Bowman juga memperkirakan penurunan suku bunga baru akan terjadi pada tahun 2025.
- Gubernur Fed Lisa Cook: Memperkirakan sedikit perubahan pada tingkat inflasi tahun ini, namun melihat inflasi melambat lebih tajam tahun depan.
Data Ekonomi dan Inflasi AS
- Kamis: Rilis data pesanan barang tahan lama dan pembacaan akhir produk domestik bruto (PDB) AS untuk kuartal pertama yang diperkirakan menurun. Juga data klaim pengangguran minggu lalu yang diindikasikan meningkat.
- Jumat: Data indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) inti AS bulan Mei, ukuran inflasi pilihan The Fed, diperkirakan turun menjadi 2,6% secara tahunan dari 2,8% di bulan April.
Ekspektasi Penurunan Suku Bunga
- Pasar memperkirakan kemungkinan penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin sebesar 10% pada pertemuan FOMC berikutnya pada 30-31 Juli dan 65% pada pertemuan berikutnya pada 17-18 September.
Dampak dan Strategi Perdagangan
Pasar Saham
- Wall Street: Pasar saham AS dapat bergerak naik jika data ekonomi dan inflasi menunjukkan perlambatan yang signifikan, karena ini dapat memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Fed.
- Indeks Nikkei: Dapat terpengaruh oleh hasil penutupan Wall Street. Jika Wall Street berakhir positif, sentimen positif ini dapat menguatkan indeks Nikkei.
Pasar Mata Uang
- Dolar AS: Dapat menguat jika data ekonomi menunjukkan ketahanan, namun dapat melemah jika data inflasi dan PCE inti menunjukkan perlambatan yang signifikan.
- Euro, Yen, Poundsterling: Dapat melemah lebih lanjut terhadap dolar jika data AS memperkuat kasus untuk suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.
Pasar Minyak
- Harga Minyak: Dapat bergerak fluktuatif tergantung pada data ekonomi AS dan pernyataan pejabat Fed. Penguatan dolar AS dapat menekan harga minyak, sementara data persediaan minyak AS juga akan menjadi faktor penting.
Rekomendasi Harian Indeks Nikkei
- Penutupan Sebelumnya: Naik 0,95% menjadi 39.173
- Indeks Topix: Naik 1,72% menjadi 2.787
- Indeks Nikkei Berjangka (Sep 2024): Ditutup naik 1,58% pada 39.360
Analisis Teknis
- Posisi Awal: Dapat naik ke posisi 39.318
- Level Resistance: R1 hingga R3
- Level Support: Jika berbalik arah, akan turun ke posisi 39.128 dan jika tembus meluncur ke posisi S1 hingga S3
Rekomendasi Harian Indeks Hang Seng
- Penutupan Sebelumnya: Naik 0,1% menjadi 18.090
- Indeks Saham Cina Enterprise (HSCE): Naik 0,19% menjadi 6.476,77
- Indeks Hang Seng Berjangka (Jun 2024): Turun 0,64% di posisi 17.839
Analisis Teknis
- Posisi Awal: Dapat turun ke posisi 17.745
- Level Resistance: Jika ada berbalik arah akan naik ke posisi 17.900 dan jika lanjut akan mendaki ke posisi R1 hingga R3
- Level Support: Jika lanjut turun akan meluncur ke posisi S1 hingga S3
Kesimpulan Pergerakan pasar pekan ini akan sangat dipengaruhi oleh pernyataan pejabat Fed dan data ekonomi penting AS. Investor disarankan untuk memantau dengan cermat rilis data ekonomi dan inflasi, serta pernyataan terbaru dari pejabat Fed untuk mengambil keputusan investasi yang tepat.
