Indeks Nikkei Jepang mengalami lonjakan signifikan pada hari Selasa, melonjak 1,12% menjadi ditutup pada 40.075. Indeks Topix juga mengalami kenaikan yang kuat, naik 1,15% menjadi 2.857. Indeks Nikkei berjangka bulan September 2024 juga ditutup naik 1,77% pada posisi 40.212.
Peningkatan ini dipicu oleh penurunan tajam mata uang yen, yang meningkatkan prospek keuntungan bagi industri-industri berat ekspor Jepang.
Di pasar global, bursa saham AS juga mengalami kenaikan pada hari Selasa, didorong oleh penurunan imbal hasil Treasury AS setelah pernyataan dovish dari Ketua The Fed, Jerome Powell. Powell menyatakan bahwa tren harga saat ini menunjukkan tanda-tanda melanjutkan tren disinflasi, dan The Fed dapat menunda penurunan suku bunga meskipun ekonomi AS tetap kuat dan pasar kerja stabil.
Di sisi lain, harga minyak mentah AS mengalami penurunan dari level tertingginya dalam dua bulan, terkait dengan risiko konflik di Timur Tengah dan ancaman Badai Beryl terhadap kilang-kilang di Gulf Coast.
Secara teknikal, analis dari EWF Research Center memperkirakan bahwa indeks Nikkei berjangka hari ini memiliki potensi untuk naik. Awal sesi dapat membawa Nikkei berjangka naik ke posisi 40.374. Jika tren naik berlanjut, Nikkei berpotensi mencapai level resistensi (R1 hingga R3).
Namun, jika terjadi pembalikan arah, Nikkei berjangka dapat turun ke posisi 40.000. Jika penurunan berlanjut, level support (S1 hingga S3) dapat menjadi target selanjutnya.
Demikianlah rekomendasi harian untuk indeks Nikkei hari ini berdasarkan analisis teknikal dan kondisi pasar global terkini.
3.5
