Setelah mengalami penurunan tajam, bursa saham kawasan Asia Pasifik terlihat mulai rebound pada perdagangan hari ini, Selasa (6/8/2024). Bursa saham Jepang memimpin kebangkitan dengan lonjakan 7,47%, mengakhiri sesi di level 33.906,89. Kenaikan ini terjadi setelah sebelumnya Jepang mengalami penurunan terparah yang bahkan melampaui Black Monday pada 1987.
Hang Seng Index (HSI) Hong Kong dan Shanghai Composite Index (Shanghai) juga menunjukkan pergerakan positif, masing-masing menguat 0,83% dan 0,43% hingga pukul 08.45 WIB. Namun, tidak semua bursa Asia bergerak ke atas. Bursa saham Singapura justru terkoreksi 0,89% ke posisi 3.214,09.
Di Australia, Indeks S&P/ASX 200 masih stagnan di sekitar 7.650 pada hari ini. Para investor menahan diri menjelang keputusan kebijakan moneter terbaru dari Reserve Bank of Australia (RBA). Sebelumnya, pasar memperkirakan kemungkinan kenaikan suku bunga oleh RBA, namun data inflasi yang lebih lemah dari perkiraan untuk kuartal kedua membuat para pedagang menarik kembali ekspektasi tersebut.
S&P/ASX 200 telah kehilangan hampir 6% dalam dua sesi terakhir, terutama karena kekhawatiran akan resesi di AS yang terus menghantui sentimen pasar. Penurunan tajam di pasar saham Jepang dan cepatnya pelemahan “carry trade” yen turut berkontribusi terhadap volatilitas pasar yang terjadi belakangan ini.
Meski begitu, optimisme mulai muncul di pasar Asia Pasifik seiring dengan upaya rebound ini, meskipun ketidakpastian global masih menjadi tantangan utama bagi para investor.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
