Indeks Nikkei pada penutupan sebelumnya mengalami penurunan 0,74% menjadi 34.831, sementara Topix turun 1,11% ke 2.462. Meskipun demikian, indeks Nikkei berjangka bulan September 2024 justru menguat 2,5% ke posisi 35.720.
Penurunan ini mengikuti pelemahan bursa Wall Street, tetapi hari ini terdapat beberapa faktor yang dapat menjadi penggerak pasar. Bursa saham AS pada Kamis kemarin ditutup naik tajam setelah klaim pengangguran mingguan turun lebih dari perkiraan, memberikan sinyal positif bagi pasar tenaga kerja dan meredakan kekhawatiran terkait ekonomi.
Harga minyak yang juga naik bisa memberikan sedikit dukungan bagi saham-saham di sektor energi. Namun, secara teknikal, analis Vibiz Research Center memperkirakan Nikkei berjangka hari ini berpotensi mengalami penurunan. Di awal sesi, indeks ini diprediksi bisa turun ke posisi 35.234 dan jika tekanan jual berlanjut, akan meluncur ke posisi support S1 hingga S3.
Namun, jika ada sentimen positif yang masuk, indeks bisa berbalik arah dan naik menuju posisi 35.295. Jika level ini tembus, ada peluang untuk mendaki lebih tinggi ke level resistance R1 hingga R3.
Strategi Hari Ini:
- Support Level: Perhatikan posisi 35.234 sebagai level kunci. Jika indeks turun di bawah level ini, siapkan strategi defensif.
- Resistance Level: Jika ada pembalikan arah, pantau level 35.295. Jika tembus, ada potensi untuk mengejar target lebih tinggi.
Tetap pantau sentimen global, terutama dari Wall Street dan perkembangan data ekonomi terbaru yang bisa memengaruhi arah pergerakan indeks Nikkei.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
