Read Time:1 Minute, 29 Second
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami penguatan signifikan pada perdagangan hari ini, Selasa (20/8/2024), dengan kenaikan 114 poin ke level Rp15.435 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah sempat dibuka di posisi Rp15.513 per dolar AS.
Faktor Utama Penguatan Rupiah:
- Menanti Keputusan Suku Bunga The Fed: Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, mencatat bahwa investor sedang menunggu keputusan The Fed terkait suku bunga. Diprediksi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada masing-masing dari tiga pertemuan yang tersisa pada 2024. Ini menunjukkan adanya perubahan sentimen di pasar, di mana risiko resesi kini dianggap tidak mungkin terjadi.
- Pandangan Dovish dari Anggota Fed: Dua anggota Federal Reserve, Mary Daly dan Austan Goolsbee, mengisyaratkan kemungkinan pelonggaran kebijakan pada September. Hal ini memperkuat pandangan dovish yang diharapkan oleh banyak pelaku pasar.
- Keputusan People’s Bank of China: People’s Bank of China (PBOC) mempertahankan suku bunga acuan pinjaman tetap tidak berubah, yang mengecewakan sebagian pedagang yang mengharapkan penurunan lebih lanjut. Ini menambah ketidakpastian di pasar global, yang turut mendukung penguatan rupiah.
Faktor Geopolitik dan Domestik:
- Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah: Ketegangan meningkat setelah proposal gencatan senjata di Gaza yang diajukan oleh AS, meskipun aksi kekerasan masih berlanjut di lapangan. Konflik ini memicu kekhawatiran akan dampaknya terhadap ekonomi global.
- Pertumbuhan Ekonomi Indonesia: Di dalam negeri, Presiden Jokowi menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap stabil di kisaran 5 persen, yang dianggap positif di tengah perlambatan ekonomi global.
Prospek Nilai Tukar Rupiah:
Dengan Bank Indonesia (BI) yang akan mengadakan Rapat Dewan Gubernur pekan ini, pasar menantikan keputusan terkait kebijakan suku bunga ke depan. Rupiah diprediksi akan bergerak fluktuatif pada perdagangan berikutnya, namun kemungkinan akan ditutup menguat di kisaran Rp15.350-Rp15.450 per dolar AS.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
