Hari ini, indeks Hang Seng ditutup sebelumnya dengan lonjakan 1,6% di level 23.099,78, sementara indeks saham Cina Enterprise (HSCE) juga mencatat kenaikan signifikan sebesar 21,4% menjadi 8.330,85. Hang Seng berjangka untuk bulan Oktober 2024 naik 1,40% ke posisi 23.194.
Kenaikan ini didorong oleh pemangkasan prospek oleh Goldman Sachs untuk saham Tiongkok menjadi “overweight,” dengan prediksi kenaikan antara 15%-20% jika pemerintah Beijing merealisasikan langkah-langkah stimulus yang dijanjikan.
Namun, perlu diingat bahwa indeks saham Wall Street awal pekan ini berakhir negatif akibat imbal hasil obligasi acuan AS yang kuat, yang melampaui 4%. Selain itu, harga minyak mentah WTI melonjak tajam seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah serangan Israel ke Gaza dan Lebanon.
Analisis Teknikal
Menurut analis Vibiz Research Center, indeks Hang Seng diperkirakan akan mengalami koreksi hari ini. Pada awal sesi, indeks bisa turun menuju level 22.960, dan jika tekanan jual berlanjut, bisa meluncur ke level support S1 hingga S2.
Sebaliknya, jika indeks berbalik arah dan menunjukkan momentum bullish, potensi kenaikan ke level 23.244 bisa terjadi. Jika level tersebut tembus, kemungkinan akan melanjutkan kenaikan hingga mencapai resistance R1 dan R2.
### Kesimpulan
Investor disarankan untuk memantau perkembangan pasar global dan sentimen domestik, serta untuk tetap waspada terhadap potensi volatilitas yang mungkin terjadi seiring dengan kondisi geopolitik yang tidak menentu dan pergerakan imbal hasil obligasi AS.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
