0 0
Read Time:1 Minute, 6 Second

Indeks Hang Seng mengalami penurunan tajam sebesar 2,23% pada perdagangan hari ini, ditutup pada posisi 20.538,38. Pelemahan ini terjadi seiring dengan meningkatnya kekhawatiran atas dampak dari kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS. Banyak pelaku pasar memprediksi bahwa kebijakan Trump yang lebih agresif terhadap perdagangan internasional dapat memperburuk ketegangan antara China dan Amerika Serikat, yang dapat menghambat pemulihan ekonomi global.

Indeks Saham Cina dan Hang Seng Berjangka Juga Turun

Selain itu, indeks saham Cina Enterprise (HSCE) juga tertekan dengan penurunan sebesar 2,56%, berakhir di 7.363,47. Begitu pula dengan Hang Seng berjangka bulan Oktober yang jatuh 1,82% ke posisi 20.613. Investor di pasar Asia tampaknya lebih berhati-hati dengan potensi eskalasi ketegangan perdagangan yang semakin meningkat, yang mendorong aksi jual di seluruh kawasan.

Optimisme Wall Street, Namun Harga Minyak Anjlok

Di sisi lain, Wall Street justru mencatatkan rekor tertinggi baru, didorong oleh optimisme pasca kemenangan Trump yang diprediksi akan memacu pertumbuhan ekonomi AS. Namun, sentimen positif ini tidak merambah ke pasar komoditas. Harga minyak mentah WTI turun tajam dari level tertinggi dalam tiga pekan terakhir, setelah laporan pasokan minyak AS yang menunjukkan peningkatan produksi. Meskipun demikian, ketidakpastian politik global dan fluktuasi harga komoditas diperkirakan akan terus mempengaruhi pergerakan pasar dalam beberapa pekan mendatang.

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *