0 0
Read Time:1 Minute, 9 Second

Harga emas mengalami penurunan signifikan pada Senin (11/11), jatuh ke level terendah dalam hampir dua bulan, tertekan oleh penguatan dolar AS yang terjadi setelah kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden AS.

Emas untuk pengiriman Desember tercatat turun $74,90, diperdagangkan di level $2.619,00 per ons, yang merupakan harga terendah sejak 19 September. Penurunan harga emas ini sebagian besar dipicu oleh reli dolar AS yang melonjak ke level tertinggi sejak Juli. Indeks dolar ICE terakhir terlihat naik 0,58 poin, mencapai angka 105,58, setelah kemenangan Trump mengalahkan Wakil Presiden Kamala Harris dalam pemilihan 5 November lalu.

Kenaikan dolar ini terjadi meskipun Federal Reserve telah melakukan pemangkasan suku bunga kedua pada hari Kamis (7/11), namun pasar tetap fokus pada kekuatan dolar dan imbal hasil obligasi yang lebih tinggi. โ€œMinggu yang penuh peristiwa ini melihat logam mulia dan sektor industri diperdagangkan lebih rendah, didorong oleh dolar yang lebih kuat dan imbal hasil yang lebih tinggi,โ€ ungkap Saxo Bank dalam catatan mereka.

Pasar obligasi AS sendiri tutup pada hari Senin karena libur Hari Veteran, tetapi tekanan terhadap harga emas tetap terasa seiring penguatan dolar yang terus berlanjut pasca-pemilu AS. Meskipun emas sering dianggap sebagai aset safe haven, faktor penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil obligasi nampaknya lebih dominan saat ini, mendorong penurunan harga logam mulia tersebut.

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *