0 0
Read Time:1 Minute, 54 Second

Harga emas melanjutkan penurunan untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Rabu (13/11), tertekan oleh penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi yang meningkat setelah laporan inflasi konsumen AS bulan Oktober yang sesuai dengan ekspektasi.

Harga emas spot tercatat turun 0,7% menjadi $2.580,39 per ons pada pukul 1:49 PM ET (18:49 GMT), setelah sebelumnya jatuh ke level terendah hampir dua bulan. Sementara itu, harga emas berjangka AS juga tergerus 0,8%, ditutup pada $2.586,50 per ons.

Penguatan dolar AS yang mendekati level tertinggi tujuh bulan terhadap mata uang utama lainnya, serta kenaikan imbal hasil obligasi AS 10 tahun, memberikan tekanan signifikan pada logam mulia tersebut. Kenaikan imbal hasil membuat instrumen yang lebih berisiko seperti obligasi menjadi lebih menarik dibandingkan emas yang tidak memberikan imbal hasil. Di sisi lain, penguatan dolar juga membuat emas lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang selain dolar AS, mengurangi permintaan.

Laporan inflasi yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan bahwa harga konsumen pada Oktober meningkat sesuai dengan ekspektasi pasar. Meskipun demikian, inflasi masih tercatat berjalan lebih lambat dari target jangka panjang Federal Reserve. Hal ini memicu spekulasi bahwa bank sentral AS mungkin akan mengurangi kecepatan pemangkasan suku bunga pada tahun 2024. Sebelumnya, banyak investor memperkirakan bahwa Fed akan terus memangkas suku bunga untuk merangsang perekonomian, namun meningkatnya inflasi setelah kebijakan tarif Presiden terpilih Donald Trump dapat mengurangi ruang bagi Fed untuk mengambil langkah lebih lanjut.

Investor juga mencermati data ekonomi yang akan datang, termasuk Indeks Harga Produsen (PPI) AS dan klaim pengangguran mingguan yang akan dirilis pada hari Kamis, serta data penjualan ritel pada Jumat. Selain itu, pidato dari Ketua Fed Jerome Powell dan pejabat bank sentral lainnya juga akan menjadi perhatian pasar, untuk mendapatkan petunjuk mengenai kebijakan suku bunga ke depan.

Harga perak spot juga mengalami penurunan sebesar 0,5%, diperdagangkan di $30,55 per ons. Sementara itu, harga platinum turun 0,9% menjadi $938,60 per ons, dan harga paladium merosot 1,3% menjadi $932,10 per ons.

Dengan kondisi ini, para analis memperkirakan bahwa emas dan logam mulia lainnya akan terus berada di bawah tekanan selama dolar dan imbal hasil obligasi tetap menguat, sementara pasar menunggu petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan moneter AS.

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *