Harga emas mengalami kenaikan signifikan pada Selasa (19/11), untuk sesi kedua berturut-turut, mencapai level tertinggi dalam satu minggu. Kenaikan ini dipicu oleh penurunan nilai dolar AS dan meningkatnya ketegangan geopolitik, serta spekulasi mengenai kebijakan moneter Federal Reserve.
Harga emas spot naik 0,8% menjadi $2.634,20 per ons, tertinggi sejak 11 November. Harga emas berjangka AS juga mencatatkan kenaikan 1% menjadi $2.641,10. Sebelumnya, harga emas sempat merosot ke level terendah dua bulan, namun rebound tajam terjadi pada hari Senin, dengan harga naik sebesar 2%.
Ole Hansen, Kepala Strategi Komoditas di Saxo Bank, menyebutkan bahwa penurunan harga emas telah berakhir, dengan pembeli potensial mulai kembali masuk ke pasar setelah stabilitas harga terjaga. “Dolar telah berhenti naik, dan itu mungkin menjadi pemicu yang diperlukan untuk harga emas kembali bergerak naik,” ujarnya.
Dolar AS mengalami penurunan pada perdagangan Selasa, setelah reli minggu sebelumnya yang membawa nilai dolar ke level tertinggi dalam satu tahun. Penurunan dolar ini membuat emas lebih terjangkau bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain, memberikan dukungan tambahan bagi kenaikan harga emas.
Selain itu, pasar juga menunggu komentar dari pejabat Federal Reserve (Fed) yang dijadwalkan berbicara minggu ini, yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan suku bunga AS. Para pedagang saat ini memperkirakan kemungkinan 58% bahwa Fed akan menurunkan suku bunga sebesar 0,25 poin pada bulan Desember, yang dapat mendukung penguatan harga emas.
Kenaikan harga emas juga dipicu oleh meningkatnya ketegangan dalam perang Rusia-Ukraina, dengan Rusia melancarkan serangan udara terbesar terhadap Ukraina dalam hampir tiga bulan terakhir. Ketidakpastian geopolitik seperti ini cenderung mendorong permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven.
Di sisi lain, harga perak spot naik 0,7% menjadi $31,38 per ons, juga mencapai level tertinggi dalam seminggu. Namun, harga platinum mengalami penurunan tipis sebesar 0,2% menjadi $965,52 per ons.
Secara keseluruhan, prospek harga emas tetap optimis, didorong oleh penurunan dolar dan ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung. Para investor kini menunggu arah kebijakan lebih lanjut dari Federal Reserve dan perkembangan dalam konflik Rusia-Ukraina untuk menentukan langkah berikutnya dalam perdagangan emas.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
