Pada hari Selasa (26/11), harga perak bertahan di kisaran $30,30 per ons setelah mengalami penurunan lebih dari 3% pada sesi sebelumnya. Penurunan ini terjadi seiring dengan meredanya permintaan terhadap aset safe-haven seperti logam mulia.
Berita tentang Israel dan Hizbullah yang hampir mencapai kesepakatan gencatan senjata membantu meredakan ketegangan di Timur Tengah, yang turut mempengaruhi sentimen pasar secara keseluruhan.
Selain itu, pasar juga merespon positif penunjukan Scott Bessent sebagai Menteri Keuangan AS. Bessent, yang dikenal dengan kebijakan fiskal konservatif, memberikan rasa stabilitas bagi investor. Ia telah menyatakan bahwa tujuan pemerintahan Trump bukan untuk memicu inflasi dan menyarankan agar setiap kebijakan tarif baru diberlakukan secara bertahap.
Namun, ketegangan perdagangan global masih tetap menjadi perhatian, dengan Presiden terpilih AS, Donald Trump, menegaskan kembali rencananya untuk mengenakan tarif tambahan terhadap Tiongkok, Meksiko, dan Kanada, yang meningkatkan kekhawatiran di kalangan investor.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
