Harga perak menguat pada hari Jumat (29/11), kembali naik di atas $30,6 per ons setelah terjun ke level terendah dalam 11 minggu sebelumnya. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik yang mendorong permintaan untuk aset safe-haven seperti logam mulia.
Presiden Rusia, Vladimir Putin, memperingatkan tentang kemungkinan serangan rudal balistik berkemampuan nuklir di Ukraina, menyusul serangkaian serangan besar-besaran terhadap infrastruktur energi Ukraina. Ketegangan juga meningkat di Timur Tengah, dengan Israel dan Hizbullah saling tuduh atas pelanggaran perjanjian gencatan senjata yang baru saja dimulai pada hari Rabu.
Selain faktor geopolitik, perak juga mendapat dukungan dari dolar AS yang lebih lemah dan penurunan imbal hasil obligasi Treasury AS, yang dipengaruhi oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan melanjutkan kebijakan pemangkasan suku bunga. Selain itu, kekhawatiran terkait tarif yang diusulkan oleh Presiden terpilih AS, Donald Trump, terhadap Tiongkok, Meksiko, dan Kanada juga mereda, dengan para pedagang menantikan rincian lebih lanjut mengenai kebijakan tersebut.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
