0 0
Read Time:1 Minute, 42 Second

Dolar AS menguat pada hari Senin (2/12), mencatat kenaikan solid di tengah pelemahan euro dan yen. Penguatan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan politik di Prancis dan rebound signifikan pada imbal hasil Treasury AS, yang mendorong minat pasar terhadap mata uang AS.

Indeks Spot Dolar Bloomberg mencatat kenaikan 0,5% sepanjang sesi, menunjukkan minat investor terhadap aset berbasis dolar yang kembali meningkat. Sebaliknya, euro tertekan menyusul gejolak politik di Prancis, di mana partai sayap kanan mengancam akan menggulingkan pemerintah setelah kebuntuan terkait anggaran negara. Ketidakpastian ini juga memengaruhi pasar ekuitas Eropa, dengan kontrak berjangka Euro Stoxx 50 turun 0,9% dan obligasi Prancis mengalami tekanan jual yang signifikan.

Mata uang tunggal Eropa, euro, melemah hingga 0,6%, melanjutkan tekanan setelah komentar dari Martins Kazaks, anggota Dewan Gubernur Bank Sentral Eropa (ECB), yang menyarankan perlunya kebijakan suku bunga yang lebih rendah untuk mendukung pertumbuhan. Sementara itu, yen Jepang juga melemah, turun 0,6% ke level 150,64 per dolar AS, menambah tekanan pada mata uang Asia.

Di sisi lain, perkembangan ekonomi di Asia memberikan sentimen yang lebih positif. Pasar saham Asia mencatat penguatan setelah data manufaktur Tiongkok menunjukkan perbaikan selama dua bulan berturut-turut hingga November. Laporan ini menegaskan tanda-tanda stabilisasi di ekonomi terbesar kedua dunia, memberikan dorongan pada optimisme pasar kawasan. Aktivitas manufaktur yang membaik juga mendukung kenaikan harga minyak mentah, meskipun penguatan dolar AS menekan komoditas lain seperti emas.

Minggu ini, perhatian pasar akan tertuju pada beberapa agenda penting. Pada hari Rabu, Ketua Federal Reserve Jerome Powell dijadwalkan untuk berbicara dalam sebuah diskusi yang dimoderatori, yang dapat memberikan wawasan tambahan terkait kebijakan moneter AS. Selain itu, data ketenagakerjaan AS yang akan dirilis pada hari Jumat menjadi salah satu indikator utama yang dinantikan pasar untuk menilai prospek suku bunga Fed.

Yuan offshore juga mengalami pelemahan, turun 0,5% menjadi 7,2838 per dolar AS, mengikuti tren pelemahan mata uang regional lainnya. Dengan tekanan dari penguatan dolar dan dinamika global, pasar forex pekan ini diharapkan tetap bergerak dalam volatilitas tinggi.

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *