0 0
Read Time:1 Minute, 37 Second

Harga perak (XAG/USD) melanjutkan penurunan untuk sesi keenam berturut-turut pada hari Kamis (19/12), diperdagangkan di sekitar $29,50 per troy ounce selama jam perdagangan Asia. Harga logam mulia ini terdepresiasi lebih dari 3% setelah keputusan suku bunga Federal Reserve (Fed) yang dirilis pada hari Rabu.

Pada pertemuan tersebut, Fed memutuskan untuk memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin (bps), membawa suku bunga acuan pinjamannya ke kisaran 4,25%-4,50%, yang merupakan level terendah dalam dua tahun. Ketua Fed Jerome Powell, dalam konferensi persnya, menjelaskan bahwa meskipun ada pemangkasan, Fed akan berhati-hati dalam melanjutkan pemangkasan lebih lanjut, mengingat inflasi masih berada di atas target bank sentral sebesar 2%. Ringkasan Proyeksi Ekonomi atau “dot plot” yang diumumkan juga menunjukkan hanya dua pemangkasan suku bunga yang diperkirakan pada tahun 2025, penurunan dari empat yang diperkirakan sebelumnya pada bulan September.

Suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka panjang cenderung berdampak negatif terhadap permintaan untuk aset seperti perak yang tidak memberikan imbal hasil, yang berkontribusi pada penurunan harga perak. Para pedagang kini akan mengamati data ekonomi AS yang akan dirilis pada hari Kamis, termasuk Klaim Pengangguran Awal, Penjualan Rumah yang Ada, dan data Produk Domestik Bruto (PDB) untuk kuartal ketiga (Q3), yang dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter Fed di masa depan.

Selain itu, pada hari Kamis, Bank of Japan (BOJ) mengumumkan keputusan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah untuk pertemuan ketiga berturut-turut, dengan target suku bunga jangka pendek tetap dalam kisaran 0,15%-0,25%, sesuai dengan ekspektasi pasar. Sementara itu, Bank of England (BoE) juga diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan mendatang.

Prospek permintaan perak juga terbatas oleh faktor lain, salah satunya adalah kelebihan kapasitas di industri panel surya Tiongkok. Kelebihan pasokan ini telah mendorong perusahaan-perusahaan fotovoltaik untuk bergabung dengan program disiplin diri pemerintah Tiongkok untuk mengatur pasokan, yang pada gilirannya dapat mengurangi permintaan perak dalam industri tersebut.

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *