Harga minyak mengalami kenaikan seiring dengan langkah-langkah stimulus yang diambil oleh Tiongkok yang dapat meningkatkan permintaan, serta laporan industri AS yang menunjukkan penurunan lebih lanjut dalam stok minyak. Harga minyak Brent naik mendekati $74 per barel setelah mencatatkan kenaikan 1,3% pada hari Selasa, sementara West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di atas $70 per barel.
Tiongkok, sebagai negara pengimpor minyak mentah terbesar, memberikan lebih banyak keleluasaan kepada pejabat lokal dalam menginvestasikan hasil dari obligasi pemerintah. Ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Selain itu, Tiongkok mempertahankan suku bunga tetap stabil untuk saat ini, dan para pembuat kebijakan menjanjikan sikap moneter yang “cukup longgar” untuk mendukung perekonomian. Langkah-langkah ini diharapkan dapat mendongkrak permintaan minyak global, yang pada gilirannya mendukung kenaikan harga minyak.
Kondisi ini juga tercermin dalam pasar minyak AS, di mana laporan menunjukkan adanya penurunan stok minyak, memberikan tanda bahwa pasokan semakin berkurang dan permintaan terus meningkat. Kenaikan harga minyak didorong oleh optimisme bahwa kebijakan stimulus Tiongkok akan membantu mendorong permintaan minyak dalam beberapa bulan mendatang.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
