Harga emas spot naik 0,7% menjadi USD 2.622,85 per ons, sementara emas berjangka AS naik 0,8% ke USD 2.638,10 per ons. Kenaikan ini didorong oleh pembelian kuat bank sentral, ketidakpastian geopolitik, dan kebijakan pelonggaran moneter.
Emas mencapai level tertinggi sepanjang masa pada Oktober 2024 di USD 2.790,15 per ons, dan analis memperkirakan faktor-faktor pendukung seperti pembelian bank sentral dan ketegangan geopolitik akan berlanjut hingga 2025. Namun, kebijakan perdagangan Trump berpotensi menambah ketidakpastian.
Analis MKS PAMP SA, Nicky Shiels, menyatakan meskipun pasar emas tetap bullish, pergerakan harga pada 2025 tidak akan sekuat tahun 2024. Sementara itu, Tom Mulqueen dari Citi Global Markets memprediksi harga emas akan kembali menguat pada 2025 didorong oleh melemahnya pasar tenaga kerja AS dan permintaan ETF yang lebih tinggi.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
