Berita:
New Delhi, 5 Januari 2025 โ India mengejutkan banyak pihak dengan menyatakan niatnya untuk memperkuat hubungan ekonomi dengan Amerika Serikat dan dolar AS, alih-alih mendukung rencana mata uang bersama yang dikembangkan oleh negara-negara BRICS. Keputusan ini muncul setelah Presiden AS terpilih, Donald Trump, mengancam akan mengenakan tarif pada negara-negara BRICS yang berupaya mengurangi ketergantungan pada dolar AS.
India, yang memiliki hubungan kuat dengan AS di sektor teknologi, perbankan, dan perdagangan, menyatakan tidak tertarik pada mata uang BRICS. Menteri Perdagangan India menyebutkan, negara itu sangat mengharapkan keterlibatan mendalam dengan pemerintahan AS yang baru.
Dolar AS tetap menjadi pilihan utama India, terutama mengingat depresiasi nilai tukar rupee dan kebutuhan untuk stabilitas dalam ekonomi besar tersebut. India menilai mata uang BRICS lebih menguntungkan bagi China dan Rusia, yang menggunakan blok tersebut untuk memperluas dominasi ekonomi mereka.
Keputusan ini memperlihatkan orientasi India yang pragmatis, mengutamakan kerjasama dengan AS untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
