0 0
Read Time:1 Minute, 9 Second

 

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada penutupan perdagangan hari Jumat, 9 Januari 2025. Rupiah tercatat menguat 27 poin atau 0,17 persen, menjadi Rp16.190 per dolar AS, dibandingkan dengan posisi sebelumnya di Rp16.217 per dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat juga tercatat menguat, mencapai Rp16.194 per dolar AS, naik dari posisi sebelumnya yang berada di Rp16.238 per dolar AS.

Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, mengatakan bahwa “Rupiah hari ini diperkirakan ditutup melemah tipis di kisaran Rp16.150 – Rp16.220, dipengaruhi oleh tren penguatan indeks dolar AS dan peningkatan yield obligasi pemerintah AS. Hal ini sebagai antisipasi terhadap rilis data tenaga kerja AS yang dijadwalkan malam ini.”

Indeks dolar AS tercatat menguat sebesar 14 basis poin (bps), menjadi 109,24.

Data Non-Farm Payrolls (NFP) yang akan dirilis malam ini diperkirakan mencapai 150 ribu pekerjaan, lebih rendah dibandingkan angka sebelumnya yang mencapai 227 ribu pekerjaan.

Sentimen lain yang memengaruhi kurs rupiah adalah berlanjutnya penjualan obligasi pemerintah Indonesia, yang berdampak pada peningkatan yield. Hal ini mengindikasikan bahwa kupon obligasi baru yang ditawarkan kepada investor akan semakin tinggi.

Rully menambahkan, “Faktor yang mempengaruhi penjualan obligasi ini antara lain ekspektasi bahwa penurunan suku bunga The Fed tahun ini akan lebih lambat dari perkiraan semula.”

 

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *