0 0
Read Time:1 Minute, 2 Second

Bursa saham Asia Pasifik mengalami koreksi pada perdagangan Jumat, 17 Januari 2025, seiring dengan meningkatnya kehati-hatian investor menjelang rilis serangkaian data ekonomi dari China.

Di Australia, indeks ASX 200 bergerak datar, sementara di Jepang, indeks Nikkei 225 turun 0,21 persen pada pembukaan perdagangan, dan indeks Topix terpangkas 0,48 persen. Di Korea Selatan, indeks Kospi juga bergerak datar, dengan indeks Kosdaq melemah 0,1 persen.

Investor berfokus pada laporan data ekonomi China yang dijadwalkan akan dirilis, termasuk data produksi industri, penjualan ritel pada Desember, serta angka Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal keempat. Menurut Reuters, pertumbuhan PDB China diperkirakan akan mencapai 5 persen pada kuartal keempat, lebih tinggi dari 4,6 persen pada kuartal sebelumnya. Selain itu, data ekspor nonmigas Singapura pada Desember juga akan menjadi perhatian para pelaku pasar.

Di pasar Wall Street semalam, indeks utama juga mengalami koreksi setelah beberapa hari berturut-turut menguat. Indeks S&P 500 merosot 0,21 persen menjadi 5.937,34, indeks Nasdaq terpangkas 0,89 persen menjadi 19.338,29, sementara indeks Dow Jones turun 68,42 poin atau 0,16 persen menjadi 43.153,13. Penurunan ini didorong oleh koreksi pada saham-saham teknologi besar.

 

Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf

About Post Author

IT Sby Praxis

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *