Indeks Nikkei 225 melonjak sebesar 1% dan berhasil menembus level 38.800, sementara indeks Topix yang lebih luas juga naik 1%, mencapai 2.706 pada hari Senin. Kenaikan ini membantu memulihkan kerugian yang terjadi pada minggu sebelumnya, karena investor menyesuaikan ekspektasi mereka menjelang pelantikan Donald Trump dan bersiap menghadapi dampak potensial dari kebijakan-kebijakannya terhadap pasar global.
Salah satu faktor yang mendorong optimisme pasar adalah data domestik yang lebih baik dari perkiraan. Pesanan mesin Jepang untuk bulan November secara tak terduga naik sebesar 3,4% secara bulanan, mengalahkan prediksi pasar yang memperkirakan penurunan sebesar 0,4%. Kenaikan ini menandai pertumbuhan terkuat di sektor tersebut dalam sembilan bulan terakhir, yang menunjukkan kekuatan dalam aktivitas manufaktur dan investasi Jepang.
Ke depan, fokus pasar kini beralih ke Bank of Japan (BOJ) yang bersiap untuk pertemuan kebijakan moneter mendatang. Investor sangat tertarik untuk mendengar pengumuman terkait suku bunga, terutama setelah komentar terbaru dari pejabat bank sentral yang memberi sinyal kemungkinan kenaikan suku bunga. Hal ini menambah spekulasi bahwa BOJ mungkin akan mulai mengetatkan kebijakan moneternya, yang dapat meningkatkan volatilitas pasar.
Kenaikan signifikan juga terlihat pada saham-saham utama, dengan Lasertec naik 3,3%, Mitsubishi UFJ naik 1,4%, dan Toyota Motor naik 2%. Dalam berita perusahaan, saham Daiichi Sankyo melonjak 6% setelah persetujuan obat kanker payudara yang dikembangkan bekerja sama dengan AstraZeneca di AS, yang menjadi pencapaian besar bagi perusahaan dan meningkatkan sentimen investor.
Seiring dengan investor yang terus memantau indikator ekonomi domestik dan perkembangan global, pasar tetap optimistis meski hati-hati, menantikan keputusan kebijakan lebih lanjut dan berita terkait pemerintahan Trump.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
