Bursa saham Asia-Pasifik sebagian besar dibuka lebih tinggi pada hari Rabu (22/1/2025), mengikuti penguatan yang tercatat di Wall Street AS. Kenaikan ini terjadi setelah sikap Presiden AS Donald Trump terkait tarif perdagangan yang lebih moderat dari yang diperkirakan sebelumnya.
Dikutip dari CNBC, indeks saham S&P/ASX 200 Australia naik 0,27% saat pembukaan perdagangan. Sementara itu, indeks berjangka Hang Seng Hong Kong berada di level 20.028, sedikit lebih rendah dibandingkan penutupan terakhir HSI pada 20.106,55.
Investor juga akan mencermati pertemuan kebijakan Bank Negara Malaysia yang dijadwalkan berlangsung hari ini. Bank sentral Malaysia diperkirakan akan mempertahankan suku bunga kebijakan tetap pada 3%, meskipun ada kekhawatiran terkait tekanan inflasi dan ekonomi global.
Sementara itu, di pasar saham AS, ketiga indeks utama menguat pada perdagangan sebelumnya. Dow Jones Industrial Average melonjak 537,98 poin atau 1,24% dan ditutup pada level 44.025,81. S&P 500 naik 0,88% ke level 6.049,24, sementara Nasdaq Composite menguat 0,64% menjadi 19.756,78.
Kenaikan ini seiring dengan komentar Presiden AS Donald Trump terkait kebijakan perdagangan internasional yang sedikit lebih lunak daripada yang diperkirakan pasar. Trump mengungkapkan bahwa ia tengah mempertimbangkan tarif sebesar 25% untuk Meksiko dan Kanada yang akan diberlakukan pada 1 Februari terkait kebijakan perbatasan mereka, setelah menandatangani perintah eksekutif pada hari pertama menjabat di Gedung Putih pada Senin malam.
Jangan lupa untuk cek dan coba layanan trading kami di demo ewf
