Harga perak mencatat lonjakan tajam pada perdagangan Senin (13/10), menembus US$51,70 per ons, naik sekitar 2,9% dari penutupan Jumat sebelumnya di US$50,05. Kenaikan ini menempatkan perak sebagai salah satu logam mulia dengan performa terkuat tahun ini, menandai fase bullish yang semakin intens di pasar komoditas global.
Dapatkan pembaruan harian dan analisis pasar logam mulia melalui Instagram resmi Equityworld Praxis Surabaya untuk mengetahui tren terbaru seputar emas, perak, dan instrumen investasi lainnya.
Lonjakan harga didorong oleh ketegangan perdagangan AS–Tiongkok yang kembali meningkat, memicu arus dana ke aset safe-haven seperti perak dan emas. Di sisi lain, pasar fisik menghadapi tekanan pasokan nyata, terutama di pusat perdagangan London, hingga muncul istilah “state of seizure” karena keterbatasan pasokan logam fisik. Permintaan tinggi dari sektor industri — seperti elektronik, panel surya, dan teknologi bersih — turut memperkuat ekspektasi bahwa reli ini memiliki dasar fundamental yang kuat, bukan semata spekulasi.
Pelajari lebih lanjut tentang peluang investasi dan layanan perdagangan berjangka di PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya.
Meski prospeknya positif, para analis tetap mewaspadai potensi volatilitas tajam di periode mendatang. Goldman Sachs menilai perak memiliki peluang kenaikan lanjutan, namun juga lebih rentan terhadap fluktuasi dibanding emas karena basis permintaan institusional yang lebih kecil. Faktor seperti pergerakan suku bunga AS, penguatan dolar, dan koreksi teknikal bisa memicu tekanan jangka pendek.
Ingin memahami dinamika harga perak secara langsung? Coba akun demo trading kami di https://demo.ew-futures.com/login untuk menganalisis pasar tanpa risiko finansial.
Untuk berita dan analisis pasar terbaru, kunjungi Newsmaker.id atau akses seluruh kanal resmi kami melalui Linktree Equityworld Praxis.
