Harga emas berbalik arah dan turun tajam di bawah $4.280 per ons pada Jumat (17/10) karena aksi ambil untung setelah sempat mencetak rekor baru di $4.379 per ons. Meski terjadi pelemahan intraday, XAU/USD masih mencatat kenaikan selama sembilan pekan berturut-turut, menandakan tren naik tetap dominan di pasar logam mulia.
Untuk analisis mendalam dan pembaruan harga emas harian, kunjungi situs resmi PT. Equityworld Futures Praxis Surabaya.
Meredanya tensi dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok turut menekan harga emas. Dolar AS menguat setelah pernyataan Presiden Donald Trump dalam wawancara dengan Fox Business Network bahwa tarif 100% terhadap produk Tiongkok tidak akan berlanjut. Ia juga menyebut akan segera bertemu Presiden Xi Jinping dan yakin hubungan ekonomi kedua negara akan membaik.
Untuk berita pasar terkini dan update harian, ikuti akun Instagram resmi kami.
Dari sisi kebijakan moneter, pasar saat ini hampir sepenuhnya memperkirakan adanya pemangkasan suku bunga 25 basis poin oleh Federal Reserve pada Oktober dan Desember. Ekspektasi ini menjaga daya tarik emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Anda juga bisa membaca artikel analisis ekonomi lainnya di portal newsmaker.id.
Tekanan jual pada sesi ini lebih bersifat profit-taking ketimbang perubahan arah tren. Selama ekspektasi pemangkasan suku bunga tetap kuat dan risiko makroekonomi tinggi, penurunan harga diperkirakan hanya bersifat sementara. Potensi pengujian ulang level puncak masih terbuka dalam waktu dekat.
Ingin memahami strategi menghadapi pergerakan harga emas? Coba fitur akun demo gratis kami untuk berlatih tanpa risiko.
Untuk mengakses seluruh kanal resmi dan sosial media kami, silakan kunjungi Linktree EWF Praxis.
