Harga emas jatuh ke titik terendah tiga pekan pada Selasa (28/10), dipicu meredanya ketegangan dagang AS–Tiongkok yang menekan permintaan aset safe haven. Pada pukul 09.31 EDT, emas spot turun 1,2% ke $3.932,33 per ons, sementara kontrak berjangka emas AS melemah 1,8% ke $3.946,40 per ons.
Kendati sudah naik 51% sepanjang tahun ini karena ketegangan geopolitik dan ekspektasi pemangkasan suku bunga, kini arah emas mulai berbalik. Harapan tercapainya kesepakatan dagang antara Presiden Xi dan Trump membuat pasar beralih ke aset berisiko. Pantau terus update harga emas dan peluang pergerakannya di EWF Private Praxis Surabaya.
Analis Kitco Metals, Jim Wyckoff, menilai meredanya konflik dagang membuat sentimen bearish terhadap logam mulia semakin kuat. Indeks saham AS bahkan bergerak mendekati rekor tertinggi usai dua sesi reli, menandakan pergeseran minat investor dari safe haven ke aset pertumbuhan.
Fokus pasar kini tertuju pada hasil rapat The Federal Reserve yang diperkirakan memangkas suku bunga 25 basis poin. Keputusan ini akan menjadi penentu arah pasar komoditas selanjutnya. Jangan lewatkan analisis harian tim kami di kanal EWF News Update untuk mengikuti dampaknya terhadap harga emas dan dolar AS.
Sementara itu, harga perak spot turun 0,5% ke $46,68 per ons, platinum turun 1,1% ke $1.575,43 per ons, dan paladium anjlok 3% ke $1.366,75 per ons. Pasar logam mulia masih menanti kepastian arah kebijakan bank sentral global sebelum menentukan langkah berikutnya.
